Disbudpar Gelar Sosialisasi Koleksi Museum Pangeran Cakrabuana – Video

Disbudpar Gelar Sosialisasi Koleksi Museum Pangeran Cakrabuana
0 Komentar

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon akan menggelar sosialisasi koleksi Museum Pakungwati Sakrabuana pada 25 hingga 30 Juni 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya daerah melalui peran guru dan mahasiswa sebagai agen edukasi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini akan diikuti oleh sekitar 125 guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon. Selama empat hari, para peserta akan mendapatkan materi mendalam mengenai berbagai benda koleksi unggulan yang dimiliki oleh Museum Pangeran Cakrabuana.

Koleksi yang menjadi bahan kajian utama meliputi manuskrip kuno, topeng Cirebon, gamelan renteng, serta gerabah koleksi dari sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Cirebon. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami nilai filosofis, sejarah, dan kebudayaan yang terkandung dalam setiap objek koleksi tersebut. ‎‎

Baca Juga:Rumah Warga Terbakar, Diduga Ada Kebocoran Gas Elpiji – VideoTransparansi Koperasi Karya Sentosa Karangsembung Dikeluhkan – Video

Menurut Fajar, sosialisasi ini menjadi salah satu langkah taktis pemerintah daerah untuk memperkenalkan Museum Pakungwati Sakrabuana secara lebih masif kepada masyarakat luas. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang kebudayaan daerah, diharapkan angka kunjungan ke museum tersebut juga akan ikut terdongkrak. ‎

Sementara itu, budayawan Raden Moh. Albana menjelaskan bahwa setiap materi koleksi akan dikaji secara komprehensif agar dapat dijadikan sumber literasi edukasi bagi peserta. Guru Seni Budaya serta guru muatan lokal Bahasa Cirebon dan Bahasa Sunda sengaja dilibatkan secara aktif agar materi yang diperoleh dapat segera diteruskan kepada para siswa di sekolah masing-masing. ‎‎

Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepemilikan dan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya lokal. Selain menjadi sarana edukasi, sosialisasi ini juga diharapkan mampu memperkuat upaya pelestarian kebudayaan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan museum sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang interaktif.

0 Komentar