Tari Topeng Gegesik Terus Dijaga Di Tengah Minimnya Generasi Penerus – Video

Tari Topeng Gegesik Terus Dijaga Di Tengah Minimnya Generasi Penerus
0 Komentar

Tari Topeng gaya Gegesik masih menjadi salah satu identitas seni tradisi Cirebon yang terus dipelestarikan hingga saat ini. Meski demikian, para seniman menilai bahwa regenerasi pelaku seni kini menjadi tantangan besar agar warisan budaya tersebut tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.‎Salah satu sanggar yang dikenal konsisten merawat warisan ini adalah Sanggar Purbasari Gegesik. Pemilik Sanggar Purbasari Gegesik, Baedah, menjelaskan bahwa Tari Topeng gaya Gegesik memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan gaya lainnya. Gerakannya cenderung tenang namun tetap tegas, dengan ciri khas tertentu pada setiap karakter tarian seperti Samba dan Kelana.‎Menurut Baedah, gaya Gegesik juga memiliki beberapa ragam gerak spesifik yang tidak dimiliki oleh gaya topeng lain. Keunikan inilah yang menjadi identitas sekaligus kekayaan seni tari tradisional Cirebon.‎‎Salah satu murid sanggar, Septian Adi Nugroho, mengaku telah mempelajari tari topeng sejak duduk di bangku SMP. Menurutnya, proses belajar membutuhkan latihan yang konsisten hingga akhirnya ia mampu meraih berbagai prestasi dalam ajang lomba tari tradisional.‎Septian menilai tari topeng perlu terus diperkenalkan secara masif kepada generasi muda karena saat ini masih banyak anak muda yang lebih tertarik pada budaya modern dibandingkan seni tradisi lokal. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya sekadar menonton, tetapi juga mau belajar dan mengenal lebih dalam filosofi Tari Topeng Cirebon.‎‎Para seniman berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat luas terus meningkat agar regenerasi penari maupun pengendang dapat berjalan berkesinambungan. Dengan demikian, Tari Topeng gaya Gegesik diharapkan tetap menjadi bagian dari identitas budaya Cirebon yang terjaga kokoh hingga masa mendatang.

0 Komentar