270 Siswa Siap Masuk Asrama Sekolah Rakyat Cirebon 11 Juli, Ini Persiapan Terakhir Pemkab

Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon
Rapat koordinasi final persiapan operasional Sekolah Rakyat yang akan menampung 270 siswa di tiga jenjang pendidikan. | Foto: Dok. Pemkab Cirebon
0 Komentar

Dukungan Kesehatan dan Psikolog untuk Siswa Asrama

Selain tenaga pendidik, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga menyiapkan layanan kesehatan. Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh siswa saat pertama kali memasuki asrama untuk mendeteksi penyakit maupun kondisi kesehatan lainnya.

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga akan memberikan pelayanan kesehatan secara berkala melalui puskesmas serta menyiapkan tenaga psikolog untuk mendampingi para siswa dalam beradaptasi dengan kehidupan berasrama.

“Anak-anak yang sebelumnya tinggal bersama keluarga tentu membutuhkan proses adaptasi ketika harus hidup di asrama. Karena itu, pendampingan psikolog menjadi bagian penting dalam pelayanan yang kami siapkan,” kata Hendra.

Baca Juga:Viral! Alat Kelamin Pria di Kuningan Tersangkut Botol, Damkar Turun TanganEvent Wisata Cirebon Minggu Ini: Plesiran Ngangge QRIS & Festival Budaya

27 Wali Asuh dan Delapan Wali Asrama Disiapkan

Dinas Sosial diberi tanggung jawab menyiapkan tenaga pendukung operasional asrama. Mulai dari wali asrama, wali asuh, tenaga kebersihan, tenaga kesehatan, hingga petugas penyaji makanan. Personel direkrut dari unsur Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TSK), dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Berdasarkan pemetaan kebutuhan, Sekolah Rakyat memerlukan sedikitnya delapan wali asrama dan 27 wali asuh, yang penugasannya akan dikoordinasikan langsung oleh Dinas Sosial.

Jalan Lingkar 50 Persen, Sampah Diangkut Pekanan

Dinas Komunikasi dan Informatika bertugas menangani publikasi program serta memastikan dukungan jaringan komunikasi dan internet di lingkungan Sekolah Rakyat. Dinas Lingkungan Hidup akan mengelola pengangkutan sampah secara rutin dari kawasan asrama menuju tempat pemrosesan akhir (TPA), dijadwalkan satu kali setiap pekan.

Untuk akses menuju lokasi, Dinas Pekerjaan Umum tengah menyelesaikan pembangunan jalan lingkar karena kawasan sekolah memotong jalur yang sudah ada. Progres pembangunan saat ini telah mencapai 50 persen.

Camat Diminta Kawal Kehadiran Siswa 11-13 Juli

Di akhir rapat, Hendra meminta seluruh camat mengawal kehadiran peserta didik yang telah dinyatakan lolos seleksi. Data nama siswa telah disampaikan kepada masing-masing camat agar dipastikan seluruh peserta benar-benar memasuki asrama sesuai jadwal.

“Kami meminta para camat memantau secara langsung agar seluruh siswa yang telah ditetapkan benar-benar hadir pada 11 sampai 13 Juli. Jangan sampai seluruh fasilitas sudah disiapkan, tetapi siswanya tidak datang,” tegasnya.

0 Komentar