Karena itu, kepala kerbau dipilih sebagai simbol dalam prosesi adat, bukan hewan lain seperti kambing atau ayam.
Filosofi Menginjak Kepala Kerbau
Admi mengakui dirinya belum menemukan penjelasan khusus mengenai alasan mengapa kepala kerbau harus diinjak dalam prosesi tersebut.
Namun, menurut pandangannya, tindakan itu dapat dimaknai sebagai simbol mengendalikan hawa nafsu atau sifat-sifat kebinatangan yang harus ditinggalkan oleh seseorang yang menerima amanah sebagai pemimpin adat.
Baca Juga:PSI Bela Jokowi Soal Ritual Adat Lampung, Sebut PDIP Menghina BudayaJokowi Tiba di Lampung, Jalani Safari Politik Selama Tiga Hari ke Lima Daerah
Ia menilai prosesi tersebut menggambarkan harapan agar seorang penyimbang mampu mengendalikan diri dan menjalankan tanggung jawab dengan baik.
Tradisi yang Telah Bertahan Ratusan Tahun
Prosesi Mesol Kibau menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya masyarakat Lampung yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain memiliki nilai simbolis, tradisi ini juga mencerminkan penghormatan terhadap adat istiadat sekaligus menjadi bagian penting dalam prosesi pengangkatan pemimpin adat di lingkungan masyarakat Lampung.
