Mendengar langsung aspirasi masyarakat, Ono Surono bahkan segera melakukan panggilan video dengan Gubernur Jawa Barat dari lokasi.
Hasilnya, harapan warga mulai menemukan titik terang. “Insya Allah tadi saya sudah video call langsung dengan Pak Gubernur. Persoalan ini sudah disampaikan dan beliau menyatakan siap membangun jembatan. Paling cepat tahun ini, paling lambat tahun depan,” kata Ono disambut tepuk tangan warga.
Menurut Ono, Pemerintah Desa akan segera mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari proses administrasi. Bahkan tim teknis dari Pemprov Jawa Barat juga telah turun langsung melakukan peninjauan lokasi atas arahan Gubernur.
Baca Juga:Akses Sulit Warga Cantilan Tawangsari Jabar, Muncul Wacana Dilepas ke Jateng ! DPRD: Jangan Sampai Dilepas!Ono Surono Video Call KDM Sampaikan Aspirasi Warga Korban Longsor – Video
Bagi Ono, jembatan itu bukan sekadar proyek fisik. Jembatan adalah simbol kehadiran negara yang menghubungkan masyarakat yang selama ini terpisah oleh Sungai Cisanggarung.
“Tidak boleh ada masyarakat Jawa Barat yang merasa ditinggalkan hanya karena tinggal di wilayah perbatasan. Infrastruktur harus menjadi alat pemersatu, bukan penghalang pelayanan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, memastikan lembaganya akan mengawal penuh aspirasi masyarakat Tawangsari. Menurutnya, kebutuhan akses jalan dan jembatan di Blok Pecantilan menjadi prioritas yang harus segera dibahas bersama pemerintah daerah.
“Kami akan segera melakukan koordinasi lebih lanjut dan membahas persoalan ini dalam rapat DPRD. Harapan masyarakat harus diwujudkan melalui langkah nyata agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh warga,” ujar Sophie.
Senada dengan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Rudiana SE MAP, menegaskan bahwa partainya akan terus berada di tengah masyarakat dan mengawal setiap kebijakan pemerintah agar benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.
“Kami akan terus bersama rakyat. Setiap aspirasi yang muncul harus diperjuangkan hingga menjadi kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Kunjungan itu menjadi lebih dari sekadar agenda peninjauan. Perjalanan panjang menembus batas provinsi hingga memasuki wilayah yang selama ini terisolasi menjadi bukti bahwa suara masyarakat di pelosok tetap layak didengar. Di ujung timur Jawa Barat, harapan baru mulai dibangun, dimulai dari sebuah jembatan yang kelak bukan hanya menghubungkan dua sisi Sungai Cisanggarung, tetapi juga menghubungkan keadilan pembangunan bagi seluruh warga Jawa Barat.
