Tak Lagi Diproses di Bumi, China Bangun Sistem AI Langsung di Orbit

Proyek ini dikembangkan oleh Shanghai Xingshu Tiansuan Space Technology.
Ilustrasi proyek Xingshu Plan, jaringan komputasi AI berbasis satelit yang dikembangkan China untuk memproses data langsung di orbit Bumi dengan target sekitar 1.000 satelit. ilustrasi gambar : geminiAI
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – China mulai merealisasikan ambisinya membangun jaringan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di orbit Bumi. Langkah awal itu ditandai dengan peluncuran konstelasi pertama dalam proyek Xingshu Plan, sebuah sistem yang dirancang untuk memproses data langsung di luar angkasa tanpa harus mengirim seluruh data mentah ke Bumi.

Proyek ini dikembangkan oleh Shanghai Xingshu Tiansuan Space Technology. Dalam tahap akhir pengembangannya, perusahaan tersebut menargetkan terbentuknya jaringan yang terdiri dari sekitar 1.000 satelit untuk mendukung komputasi AI di orbit.

Peluncuran perdana ini disebut menjadi langkah penting menuju pengoperasian komersial jaringan komputasi antariksa yang mampu mempercepat pemrosesan data berbasis AI.

Baca Juga:Indonesia dan China Bikin Poros AI Baru, Selatan Global Kini Punya Suara!Matahari Buatan China Torehkan Rekor Dunia, Langkah Besar Menuju Energi Fusi Masa Depan

Apa Itu Komputasi AI di Orbit Bumi?

Berbeda dengan sistem satelit konvensional, komputasi berbasis antariksa memungkinkan proses pengolahan data dilakukan langsung di orbit.

Pada sistem biasa, satelit mengirim seluruh data mentah ke stasiun di Bumi untuk diproses. Sementara itu, pada konsep baru ini, data diproses lebih dulu di luar angkasa. Setelah proses selesai, hanya hasil pengolahan yang dikirim ke Bumi.

Pendekatan tersebut dinilai lebih efisien karena dapat mengurangi beban transmisi data sekaligus mempercepat penyampaian informasi yang dibutuhkan.

Manfaat Jaringan Komputasi AI Berbasis Satelit

Mendukung Pengembangan AI dan Penginderaan Jauh

Dilansir Reuters pada Senin (20/7), sistem komputasi di orbit ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan, terutama di bidang:

  • Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)
  • Penginderaan jauh (remote sensing)
  • Pemrosesan data satelit secara langsung di orbit

Dengan mekanisme tersebut, data yang harus dikirim ke Bumi menjadi jauh lebih sedikit karena hanya berupa hasil analisis, bukan seluruh data mentah yang dikumpulkan satelit.

Mengurangi Beban Jaringan Komunikasi

Pendukung teknologi ini menilai pemrosesan data di orbit memiliki sejumlah keuntungan, di antaranya:

  • Mengurangi jeda atau latensi pengiriman data.
  • Mengurangi tekanan terhadap kapasitas jaringan komunikasi antara satelit dan Bumi.
  • Meningkatkan efisiensi pemanfaatan data hasil pengamatan dari luar angkasa.

Tahapan Pengembangan Proyek Xingshu Plan

Menurut China Daily, Xingshu Plan merupakan proyek unggulan Shanghai di bidang konstelasi komputasi antariksa. Nama “Xingshu” sendiri berasal dari istilah dalam bahasa China yang berarti pusat bintang.

0 Komentar