Indonesia dan China Bikin Poros AI Baru, Selatan Global Kini Punya Suara!

Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menko Airlangga Hartarto di pertemuan WAICO Shanghai 2026
Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menko Airlangga Hartarto dalam pertemuan bilateral yang menandai pendirian WAICO di Shanghai, China, sebagai poros AI baru bagi Selatan Global (airlanggahartarto_official)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Dunia teknologi sedang berubah! Indonesia dan China resmi mengguncang panggung digital internasional dengan mendirikan Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Artifisial Global alias WAICO (World Artificial Intelligence Cooperation Organization). Langkah besar ini diambil untuk memastikan bahwa masa depan AI tidak hanya dikuasai oleh negara-negara Barat saja.

Kesepakatan bersejarah ini ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, di Shanghai, China, pada Sabtu (18/7/2026). Kehadiran Airlangga di ajang World Artificial Intelligence Conference (WAIC) sekaligus menandai posisi Indonesia sebagai salah satu negara pendiri WAICO.

Menlu China, Wang Yi, menegaskan bahwa organisasi ini dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan teknologi yang selama ini dialami oleh negara-negara berkembang. China berkomitmen mendorong perkembangan AI yang lebih inklusif, adil, dan bisa dinikmati semua pihak tanpa intervensi dari pihak ketiga.

Baca Juga:Wajib Tahu! Berapa Kalori yang Harus Dibakar Setiap Hari Biar Berat Badan Turun Ideal?Jangan Panik! Cara Memperbaiki Regulator Gas yang Bocor dengan Aman dan Praktis

“Kerja sama China-Indonesia tidak ditujukan terhadap pihak ketiga dan tidak seharusnya terganggu oleh pihak ketiga. Kita perlu meningkatkan hak bersuara dan keterwakilan negara-negara berkembang serta bersama-sama menjaga kepentingan sah Selatan Global,” tegas Wang Yi.

Wang Yi juga menambahkan bahwa perkembangan AI harus berorientasi pada kesejahteraan umat manusia, bukan menjadi alat hegemoni baru. Ini adalah sinyal kuat bahwa China dan Indonesia serius ingin mengubah peta kekuasaan teknologi dunia.

Indonesia Bukan Hanya Konsumen, Tapi Penentu Arah AI Global!

Menko Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Indonesia dalam tata kelola teknologi global ini. Menurutnya, bergabungnya Indonesia sebagai pendiri WAICO adalah langkah taktis agar negara berkembang tidak sekadar menjadi pasar konsumen, tetapi juga ikut menentukan arah kebijakan AI global.

“Organisasi ini akan membantu negara-negara Selatan Global berpartisipasi lebih mendalam dalam tata kelola AI global, mempertahankan multilateralisme, serta menjaga hak-hak sah negara berkembang,” papar Airlangga dengan tegas.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Indonesia tidak mau tinggal diam di era disrupsi digital. Dengan bergabung dalam WAICO, Indonesia turut membentuk masa depan teknologi dunia.

China Minta Iklim Usaha Adil, Indonesia Siap Sambut Investasi!

0 Komentar