Ia menilai risiko geopolitik yang masih tinggi di Timur Tengah membuat potensi tekanan terhadap rupiah juga semakin kuat. Konflik AS-Iran yang telah berlangsung sembilan hari masih membayangi pasar, terutama terkait keamanan Selat Hormuz dan harga minyak yang melambung .
Faktor Eksternal Lainnya
Dari sisi global, bursa efek AS juga mengalami tekanan karena sejumlah indikator utama ekonomi negara itu yang merosot . Sementara itu, meski data inflasi dan pasar tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan ekonomi, pelaku pasar masih mencermati apakah kenaikan harga energi akan mempersulit upaya Federal Reserve menekan inflasi .
Harga minyak mentah Brent yang sudah menembus US$90 per barel berpotensi mempertahankan harga minyak pada level tinggi. Imbasnya, ekspektasi inflasi yang bertahan tinggi dan defisit fiskal Indonesia berpotensi melebar .
