Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, mencatat, ada sekitar 25 kasus kekerasan anak yang melaporkan ke dinas hingga bulan Juli 2026. Dari jumlah tersebut, mayoritas di dominasi oleh kekerasan seksual.
Angka kekerasan terhadap anak, di wilayah Kota Cirebon, nampaknya masih terbilang tinggi, sehingga menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon mencatat, sejak Januari hingga bulan Juli 2026. Jumlah yang melaporkan, kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 35 kasus, dan sudah mendapatkan penanganan.
Baca Juga:Usulan Penambahan Anggaran Jamkesda Masih Dibahas – VideoDLH Kabupaten Cirebon Lakukan Pengurasan Sampah TPS Pasar Batik Trusmi – Video
Dari jumlah tersebut, mayoritas di dominasi oleh jenis kekerasan seksual. Sehingga, upaya pencegahan harus masif dilakukan, termasuk peran pengawasan orang tua, diharapkan bisa lebih di tingkatkan.
Diharapkan, hingga akhir tahun 2026, kasus kekerasan terhadap anak maupun perempuan di Kota Cirebon, dapat ditekan. Namun jika di lingkungan rumah terjadi masalah kekerasan, masyarakat diharapkan segera melaporkan ke pemerintah.