Selain itu, penyerapan hasil panen juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperbesar Cadangan Beras Pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.
Perkuat Koordinasi di Sentra Produksi
Sinergi Berbagai Pihak Jadi Kunci Swasembada Pangan
Ke depan, BULOG menyatakan siap memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses penyerapan hasil panen dapat berlangsung lebih optimal di berbagai wilayah sentra produksi.
Kolaborasi yang telah terbangun selama ini dinilai menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan program swasembada pangan nasional.
Baca Juga:Stok Beras Nasional Capai 5,4 Juta Ton, BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat SinergiGudang Bulog Penuh, Pemerintah Bakal Bangun 100 Gudang Baru pada 2027
Dengan dukungan seluruh elemen, BULOG optimistis Indonesia dapat terus memperkuat kemandirian pangan serta mempertahankan swasembada pangan berkelanjutan sebagai fondasi menuju negara yang semakin tangguh dan berdaulat di bidang pangan.
Penyerapan Beras Jadi Langkah Strategis Menjaga Ketahanan Pangan
Capaian penyerapan 3,5 juta ton setara beras hingga 24 Juli 2026 menjadi perkembangan positif bagi sektor pangan nasional. Selain memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah, langkah ini juga mencerminkan komitmen BULOG dalam menjaga kesejahteraan petani melalui penyerapan hasil panen dalam negeri.
Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, target pengadaan 4 juta ton diharapkan dapat segera tercapai sekaligus memperkokoh upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
