RADARCIREBON.TV- Sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau masih menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek. Selain berisiko bagi pernapasan, paparan abu vulkanik ini ternyata juga berbahaya untuk kesehatan kulit.
Skin Expert, Claudia Christin, MBBS, Ph.D. (Dermatology), mengingatkan masyarakat bahwa abu vulkanik punya karakteristik yang sangat berbeda dengan debu jalanan biasa.
Partikel abu gunung api cenderung tajam dan abrasif, sehingga butuh penanganan ekstra hati-hati agar kulit tidak rusak atau baret.
Baca Juga:Awas Celah Keamanan di WhatsApp Android! Galeri Foto Bisa Diintip Lewat Video Call Saat HP TerkunciIzin Polda Belum Turun, Persija Masih H2H Gelar El Clasico Lawan Persib di GBK
Melalui akun Instagram pribadinya (@funskincare), Claudia membagikan sejumlah panduan penting dalam merawat kulit saat terjadi hujan abu:
1. Utamakan Perlindungan Fisik Sebelum Keluar Rumah
Perlindungan fisik jauh lebih ampuh ketimbang sekadar skincare. Jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, wajib gunakan masker dan pakaian tertutup untuk meminimalkan kontak langsung abu dengan kulit.
Bagi pemilik kulit kering atau sensitif, Anda bisa memakai pelembap (moisturizer) dengan tekstur yang sedikit lebih tebal sebagai lapisan pelindung ekstra.
2. Bilas Air Mengalir Dulu, Jangan Langsung Cuci Muka!
Ini kesalahan fatal yang sering dilakukan. Saat tiba di rumah, jangan langsung menggosok wajah memakai sabun pembersih (cleanser).
“Sebelum cuci muka, bilas dulu pakai air mengalir dan jangan digosok. Kalau langsung digosok dengan cleanser, kita malah bisa ‘menggesekkan’ partikel tersebut ke kulit,” terang Claudia.
Setelah abu benar-benar luruh terbawa air, baru bersihkan wajah secara perlahan. Saat mengeringkan wajah pun hindari menggosoknya dengan handuk; cukup tepuk-tepuk halus.
3. Lakukan Double Cleansing Secara Lembut
Untuk memastikan tidak ada partikel abu yang tersisa di pori-pori, lakukan double cleansing menggunakan cleansing oil atau cleansing balm, lalu lanjutkan dengan sabun pembersih yang lembut (gentle cleanser).
Baca Juga:Calvin Verdonk Masuk Skuad Lille vs Real Betis! Selangkah Lagi Cetak Sejarah di Liga ChampionsAbu Vulkanik Gunung Meletus Bukan Cuma Bikin Sesak! Ini 5 Bahaya yang Wajib Diwaspadai
Bagi pemilik kulit sensitif, hindari dulu penggunaan kapas agar kulit tidak terlalu banyak menerima gesekan. Namun, jika Anda hanya beraktivitas di dalam rumah seharian, tidak perlu mencuci wajah terlalu sering secara berlebihan.
4. Istirahatkan Bahan Aktif (Stop Exfoliating)
Saat kulit mulai terasa perih atau sensitif, segera sederhanakan rutinitas skincare Anda (back to basic). Hentikan sementara penggunaan bahan aktif yang keras seperti exfoliating acids (AHA/BHA) dan retinoid.
