RADARCIREBON.TV – Kabar kurang menggembirakan datang dari pasar modal Tanah Air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok pada penutupan perdagangan Selasa (28/7/2026). Indeks saham ditutup ambles 0,89 persen ke level 6.130,58, melanjutkan pelemahan yang terjadi sehari sebelumnya .
Koreksi ini terjadi di tengah transaksi harian yang masih lesu, dengan nilai perdagangan saham hanya Rp 10,8 triliun. Kondisi ini menunjukkan minat investor yang masih wait and see di tengah ketidakpastian pasar .
Hampir semua sektor saham terpaksa makan hati. Dari 11 sektor, hanya sektor consumer nonsiklikal yang selamat dengan penguatan tipis 0,52 persen. Sektor lainnya kompak dipenuhi warna merah .
Baca Juga:Link Live Streaming Persib vs DPMM Malam Ini di Vidio, Kick-off 19.30 WIBBikin Perut Rata dalam 30 Hari? Ini 4 Jurus Jitu dari Pakar yang Wajib Kamu Coba!
Sektor Properti Jadi Korban Terparah
Sektor properti menjadi pemimpin koreksi dengan amblas 3,25 persen. Sektor energi juga ikut tertekan dengan penurunan 1,75 persen, diikuti sektor industri yang merosot 1 persen .
Saham-saham unggulan di sektor keuangan juga ikut terjungkal, dengan indeks finansial terpangkas 0,85 persen. Sektor teknologi turut terimbas dengan susut 0,88 persen, sementara sektor transportasi tergelincir 0,74 persen .
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 360 saham melemah dan menjadi beban utama IHSG. Sisanya, 265 saham masih mampu menguat dan 172 saham diam di tempat .
Saham DEWA Tetap Hijau di Tengah Badai
Di tengah lautan merah, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) justru tampil perkasa. Emiten batu bara ini berhasil menguat 0,45 persen ke level Rp 444 per saham .
Meski tipis, pergerakan DEWA jadi sorotan karena mampu bertahan di zona positif saat mayoritas saham lain tertekan. Frekuensi perdagangan saham DEWA tercatat 32.169 kali dengan volume 6,1 juta saham dan nilai transaksi Rp 275,1 miliar .
Saham lainnya seperti JARR, ADMR, dan CUAN justru terpaksa ditutup melemah di tengah koreksi IHSG yang meluas .
Dua Hari Beruntun, IHSG Terus Tertekan
Ini adalah hari kedua berturut-turut IHSG ditutup melemah. Sebelumnya, pada perdagangan Senin (27/7), IHSG tercatat turun ke level 6.151,30 . Kini, indeks semakin jauh dari level psikologis 6.200.
Baca Juga:Claude Opus 5 Rilis! AI "Penurut" yang Hampir Secerdas Fable 5 Si Pemecah Teka-teki 87 TahunLinkedIn Kena OTT! Jaksa AS Selidiki Ghost Jobs, Pengguna Premium Diduga Dibohongi Demi Langganan
Pelemahan IHSG yang beruntun ini menunjukkan sentimen negatif masih dominan di pasar. Pelaku pasar tampaknya masih menunggu kepastian dari kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik global sebelum kembali agresif masuk ke pasar saham.
