RADARCIREBON.TV – Kabar menggembirakan datang dari pasar modal Tanah Air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Jumat (31/7/2026) dengan penguatan yang signifikan. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,80 persen atau 49,76 poin ke level 6.236,12, nyaris menyentuh level tertinggi hariannya .
Penguatan ini menjadi penutup pekan yang manis setelah sebelumnya indeks sempat terkoreksi. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.201 hingga 6.236, dengan nilai transaksi mencapai Rp 17,85 triliun dari 30,93 miliar saham yang diperdagangkan .
Saham Komoditas dan Properti Jadi Penggerak Utama
Penguatan IHSG hari ini terutama ditopang oleh reli saham-saham berbasis komoditas dan properti . PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 7,63 poin terhadap indeks, diikuti PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang masing-masing menyumbang 2,10 poin .
Baca Juga:Rupiah Akhir Pekan Menguat ke Rp 18.022, Tertahan di Bawah Level Psikologis! 2 Sektor Jadi PendorongHarga Emas Antam 31 Juli 2026 Naik Rp 7.000, Buyback Melesat Rp 17.000! Cek Daftar Lengkapnya
Dari 11 sektor yang ada, 10 sektor berhasil parkir di zona hijau. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 2,54 persen, diikuti sektor kesehatan 2,43 persen, teknologi 2,23 persen, dan properti 1,52 persen . Hanya sektor barang konsumen primer yang melemah tipis 0,03 persen .
Sentimen Positif dari Dalam dan Luar Negeri
Kepala Eksekutif Bursa Efek Indonesia, Herry G. Sudjono, mengungkapkan bahwa penguatan IHSG hari ini didukung oleh beberapa sentimen positif. Dari dalam negeri, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan sebagian uji materiil terhadap UU APBN 2026 terkait pemisahan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai langkah positif bagi tata kelola fiskal .
Dari eksternal, rebound di bursa Wall Street dan koreksi harga minyak juga menjadi faktor pendorong . Data ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan inflasi turut meredam kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed yang lebih besar dari perkiraan .
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menambahkan bahwa penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa regional Asia yang merespons positif rilis data ekonomi AS dan hasil pertemuan Politbiro China .
Proyeksi ke Depan
Secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas weighted moving average (WMA) 20 hari di kisaran 6.170. Selama indeks mampu bertahan di atas area tersebut, peluang melanjutkan penguatan menuju area 6.260-6.320 masih terbuka .
