RADARCIREBON.TV – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah pada perdagangan Kamis (18/6/2026) pagi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berada di level 6.162,58 atau turun 58,16 poin setara 0,94 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.220,74.
IHSG dibuka di level 6.191,89 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.197,17 sebelum bergerak melemah. Indeks kemudian mencatatkan level terendah harian di 6.120,40.
Pelemahan IHSG menunjukkan tekanan jual yang masih terjadi di pasar saham pada awal perdagangan. Pelaku pasar terus mencermati pergerakan indeks sebagai indikator utama arah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga:Breaking! IHSG Turun Tajam 2% Lebih, Rupiah Melemah, Sentimen Global MemburukIHSG dan Berita Saham Indonesia Terbaru 16 Mei 2026: Ambruk 22% Sejak Awal Tahun, Rupiah Tembus Rekor Terlemah
Saham Energi Ikut Tertekan
Sejalan dengan pelemahan IHSG, kinerja saham-saham sektor energi juga mengalami tekanan. Indeks sektor energi (IDX Energy) tercatat berada di level 2.848,64 atau turun 12,02 poin setara 0,42 persen.
Sejumlah saham energi tercatat mengalami penurunan harga pada perdagangan pagi ini:
- Transcoal Pacific berada di level 8.675 atau turun 5,19 persen.
- Prima Andalan Mandiri melemah 2,14 persen ke level 3.660.
- Paragon Karya Perkasa turun 1,91 persen ke level 2.570.
- Alamtri Resources Indonesia melemah 0,86 persen ke level 2.310.
- ABM Investama turun 0,82 persen ke level 2.430.
- Bayan Resources berada di level 9.550 atau turun 0,52 persen.
- Raharja Energi Cepu terkoreksi 0,42 persen ke level 4.750.
- Mitrabahtera Segara turun 0,38 persen ke level 2.590.
- Adaro Andalan Indonesia juga berada di zona merah dengan penurunan 0,31 persen ke level 8.100.
Sejumlah Saham Energi Masih Menguat
Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham energi masih mencatatkan penguatan:
- Super Energy memimpin kenaikan dengan menguat 4,92 persen ke level 3.200.
- Petrosea naik 1,19 persen ke level 4.240.
- Golden Energy Mines menguat 0,74 persen ke level 6.775.
- Indo Tambangraya Megah naik 0,44 persen ke level 22.650.
- Bukit Asam menguat 0,39 persen ke level 2.600.
- Baramulti Suksessarana naik 0,23 persen ke level 4.310.
- Sementara itu, saham Rukun Raharja tercatat berada di level 3.790 dan belum mengalami perubahan.
IHSG Masih Jadi Perhatian Investor
Secara keseluruhan, IHSG menunjukkan pelemahan yang diikuti pergerakan bervariasi pada saham sektor energi. Meskipun IHSG berada di zona merah, sejumlah saham energi masih mampu mencatatkan kenaikan dan menahan tekanan yang lebih dalam pada indeks sektoral.
