IHSG Hari Ini 22 Juli 2026 Ditutup Melemah Tipis 0,09% ke 6.334, Reli Terhenti Jelang RDG BI

Grafik pergerakan IHSG pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026
IHSG ditutup melemah 0,09 persen ke 6.334 pada perdagangan Rabu (22/7/2026), menghentikan reli 10 hari beruntun jelang keputusan RDG BI. (Gemini AI)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (22/7/2026) ditutup dengan pelemahan tipis 0,09 persen atau 5,54 poin ke level 6.334,48. Penguatan yang terjadi sepanjang sesi pagi terseok-seok menjelang penutupan bursa.

Pelemahan ini menghentikan reli IHSG yang berhasil mencatatkan 10 hari penguatan beruntun. Meski sempat menyentuh level tertinggi di 6.394,69 pada sesi pagi, indeks akhirnya terkoreksi didominasi aksi ambil untung (profit taking) oleh investor.

Pergerakan IHSG Hari Ini

IHSG dibuka menguat 25,99 poin atau 0,41 persen ke posisi 6.366,01 pada perdagangan pagi ini. Penguatan ini merupakan kelanjutan dari reli yang terjadi sejak awal Juli 2026, di mana IHSG ditutup melonjak 1,74 persen ke level 6.340 pada perdagangan Selasa (21/7).

Baca Juga:6 Cara Cek IMEI iPhone Paling Mudah, dari Pengaturan sampai Website Resmi!Kumpulan Cheat GTA San Andreas PC Terlengkap 2026: Dari Kendaraan Terbang sampai Ninja Menguasai Kota!

Namun, setelah mencapai level tertinggi 6.394 pada pukul 09.05 WIB, indeks perlahan terkoreksi dan akhirnya ditutup melemah 0,09 persen. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.284 hingga 6.394.

Pelaku Pasar Wait and See Jelang RDG BI

Pelemahan IHSG di akhir sesi terjadi seiring pelaku pasar yang bersikap wait and see menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan siang ini.

Para analis memperkirakan BI berpotensi menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi. Namun, sebagian ekonom lainnya memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen.

Jika BI menaikkan suku bunga, IHSG berisiko kembali tertekan ke level 6.000-6.100. Sebaliknya, jika BI menahan suku bunga, IHSG memiliki peluang melanjutkan penguatan ke level 6.400-6.500.

Asing Masuk dan Katalis Positif

Meski ditutup melemah, pagi ini IHSG sempat menunjukkan penguatan yang ditopang aksi beli investor asing. Kemarin, Selasa (21/7), asing sudah membukukan net buy sebesar Rp360,2 miliar di pasar reguler.

Penguatan pagi hari juga didorong oleh beberapa sentimen positif, mulai dari masuknya investor asing, pengesahan RUU PFII yang menargetkan aliran dana asing hingga Rp500 triliun, hingga peringkat Baa2 dari Moody’s untuk obligasi Danantara.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, mengatakan IHSG berpeluang menguji resistance 6.377. Jika berhasil ditembus, penguatan berpotensi berlanjut menuju 6.398-6.459. Namun, jika gagal, IHSG berpotensi mengalami profit taking dengan area support di level 6.286-6.257.

0 Komentar