Faktor eksternal juga turut membebani rupiah. Indeks dolar AS bertahan di level tertinggi dalam sebulan, di kisaran 101,48-101,55 . Pasar juga mengantisipasi pernyataan hawkish dari The Fed menjelang pertemuan FOMC .
Meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai mereda dan harga minyak turun, faktor tersebut belum mampu mengimbangi penguatan dolar AS yang cukup signifikan .
Dengan kondisi ini, pelaku pasar diperkirakan akan terus wait and see hingga ada kejelasan mengenai arah kebijakan moneter ke depan dan siapa pengganti definitif Perry Warjiyo di kursi Gubernur BI.
