RADARCIREBON.TV- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan adalah kunci utama demi menjamin kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah terus tancap gas lewat berbagai program strategis—salah satunya dengan menyiapkan teknologi kloning sapi demi mengejar swasembada daging nasional.
Rencana besar itu disampaikan Prabowo saat membacakan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD dalam rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Jakarta Pusat.
Baca Juga:Bareskrim Bongkar Judi Online Jaringan Kamboja, Modus Deposit Pulsa Putar Uang Rp890 MiliarThe Script Siap Guncang Jakarta April 2027, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
“Kita perlu sapi yang banyak. Dengan teknologi kloning, kita bisa memperbanyak populasi ternak kita,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Sukses Swasembada 8 Komoditas Pangan
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo membeberkan bahwa hingga tahun 2026 ini, Indonesia telah berhasil mencapai swasembada untuk 8 komoditas pangan utama—sebuah pencapaian yang bahkan mendapat pengakuan internasional.
Delapan komoditas yang sudah aman tersebut meliputi:
- Beras
- Jagung
- Gula konsumsi
- Daging ayam
- Telur ayam
- Bawang merah
- Cabai besar
- Cabai rawit
Menariknya, target swasembada beras berhasil dicapai jauh lebih cepat dari perkiraan awal. Dari target empat tahun, Indonesia mampu mewujudkannya hanya dalam waktu satu tahun pemerintahan.
Prabowo mengungkapkan, kunci sukses lompatan ini terletak pada perombakan besar-besaran di sistem distribusi pupuk.
Pemerintah nekat memangkas 145 aturan birokrasi yang selama ini menyulitkan petani, sehingga harga pupuk bisa ditekan hingga 20 persen.
“Untuk pertama kali dalam sejarah RI, harga pupuk turun dan pada saat yang sama pasokan volume ketersediaan pupuk untuk rakyat justru bertambah. Rakyat kini mudah mendapatkan pupuk, produksi meningkat, dan kita bisa lebih cepat mencapai swasembada pangan,” tegasnya.
Target Swasembada Daging 5-6 Tahun Lagi
Meski mencatatkan hasil positif pada 8 komoditas, Presiden Prabowo secara jujur mengakui bahwa Indonesia masih punya “PR” besar di sektor peternakan, khususnya daging sapi dan komoditas bawang putih.
Baca Juga:Semangka Bikin Gula Darah Naik? Ternyata Ini Cara Aman Makan Semangka untuk Penderita DiabetesKabar Terbaru Jay Idzes Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Mulai Siapkan Opsi Lain
“Saudara-saudara, kita memang masih belum swasembada daging. Ini yang akan terus kita kerjakan dan InsyaAllah bisa kita capai dalam 5 hingga 6 tahun ke depan,” ungkapnya.
Pemanfaatan teknologi kloning sapi inilah yang bakal diandalkan sebagai senjata utama untuk menggenjot populasi sapi lokal secara masif dalam beberapa tahun mendatang.
