Rencana perbaikan Jalan Wahidin Kota Cirebon belum dapat direalisasikan sesuai jadwal. Pemerintah Kota Cirebon menyebut keterlambatan terjadi karena adanya kenaikan harga komoditas yang berdampak pada penyesuaian standar harga belanja pemerintah.
Kondisi Jalan Wahidin yang dipenuhi tambal sulam masih menjadi keluhan masyarakat. Meski penanganannya sudah masuk dalam perencanaan Pemerintah Kota Cirebon, namun hingga kini pekerjaan belum dapat dimulai.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon menjelaskan, keterlambatan realisasi bukan karena program dibatalkan, tetapi akibat terjadinya kenaikan harga berbagai komoditas yang mencapai sekitar 54 persen.
Baca Juga:PAD Parkir Seret, DPRD Soroti Kinerja Perumda Pasar – VideoDiduga Hendak Kabur Usai Tabrak Motor, Angkot Malah Tabrak Angkot Lain – Video
Kondisi perubahan harga satuan memaksa Pemerintah Kota Cirebon melakukan perubahan standar harga belanja sebagai dasar pelaksanaan proyek.
Setelah penyesuaian selesai dan merubah RAB, pemerintah akan melanjutkan proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan. Pemkot juga telah mengajukan usulan pendanaan melalui program Inpres Jalan Daerah, termasuk untuk penanganan Jalan Wahidin.
Meski mengalami keterlambatan, pemerintah menegaskan alokasi anggaran untuk penanganan jalan sudah disediakan, dan masyarakat diminta bersabar hingga seluruh tahapan penyesuaian serta administrasi rampung agar pekerjaan dapat segera dilaksanakan.
Sementara, Pemerintah Kota Cirebon menargetkan perbaikan jalan dapat segera berjalan setelah penyesuaian standar harga belanja selesai, sehingga proyek dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Dilain sisi, Pemerintah Kota Cirebon juga memiliki banyak pekerjaan rumah terkait perbaikan jalan disejumlah titik, dan tidak sedikit yang belum bisa terealiasi karena banyak faktor diantaranya turunnya transfer ke daerah dan anggaran yang