Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Kementerian Sosial menggelar open house Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah sekaligus memastikan seluruh fasilitas siap digunakan sebelum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS dimulai.
Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Kementerian Sosial menggelar open house Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Cirebon. Open house dihadiri Bupati Cirebon Imron Rosyadi, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, unsur TNI Polri, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Kegiatan ini menjadi sarana meninjau kesiapan sekolah rakyat sebelum menerima ratusan peserta didik dari wilayah Ciayumajakuning.
Baca Juga:DPRD Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik – VideoLayanan Di MPP Kabupaten Cirebon Belum Sepenuhnya Terintegrasi – Video
Pemerintah memastikan masa pengenalan lingkungan sekolah tidak dimulai pada tiga puluh satu Juli, melainkan diundur menjadi lima belas Agustus dua ribu dua puluh enam. Keputusan tersebut diambil untuk menjamin kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan siswa selama menempati lingkungan asrama.
Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial menjelaskan, MPLS nantinya tidak langsung diisi pembelajaran di kelas. Peserta didik akan lebih dahulu menjalani proses adaptasi, pengenalan teman, serta pembentukan karakter dan kedisiplinan melalui pendekatan psikososial.
Bupati Cirebon menegaskan, pengunduran MPLS bukan karena pemerintah belum siap, melainkan agar seluruh fasilitas dan lingkungan sekolah benar-benar layak huni bagi anak-anak. Pemerintah daerah memilih mengutamakan keselamatan dibanding memaksakan pembukaan sesuai jadwal.
Melalui arahan virtual, Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga mengingatkan agar MPLS dilaksanakan secara ramah anak dan bebas dari perundungan, kekerasan, maupun intoleransi. Pemerintah berharap sekolah rakyat mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berkarakter, terampil, dan memiliki masa depan lebih baik.