Musim kemarau yang terus berlangsung membuat volume air Bendungan Cipancuh di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, terus menyusut. Kondisi ini dimanfaatkan ratusan warga untuk mencari ikan sebagai tambahan penghasilan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Bendungan Cipancuh seluas sekitar 700 hektare yang berada di Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, kini mulai mengering akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Menyusutnya volume air menyisakan sejumlah genangan kecil yang menjadi tempat berkumpulnya ikan. Kondisi tersebut dimanfaatkan ratusan warga untuk turun ke dasar bendungan mencari ikan menggunakan jaring, serok, hingga alat tangkap sederhana.
Baca Juga:Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, Indocement Perkuat Pelestarian Habitat Satwa – Video‎DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Optimalisasi PAD – Video
Sejak pagi, warga berdatangan untuk berburu berbagai jenis ikan yang terjebak di genangan air. Hasil tangkapan yang diperoleh cukup beragam, mulai dari ikan nila, mujair hingga ikan air tawar.
Salah seorang warga, Muji, mengatakan hasil tangkapan ikan sebagian dijual untuk menambah pendapatan keluarga, sedangkan sisanya dibawa pulang sebagai lauk sehari-hari.
Selama ini Bendungan Cipancuh menjadi sumber air utama bagi areal persawahan serta kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Gantar dan Haurgeulis.
Meski penyusutan volume air berpotensi memengaruhi pasokan air irigasi untuk sektor pertanian, kondisi tersebut untuk sementara memberikan peluang bagi warga memperoleh penghasilan tambahan dari hasil tangkapan ikan.