Gangguan distribusi air bersih masih dikeluhkan warga di Kabupaten Indramayu. Salah satunya dirasakan pedagang di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Indramayu, yang mengaku sudah tiga hari kesulitan mendapatkan air bersih.
Sejumlah aktivitas warga dan pedagang di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, terganggu akibat sulitnya mendapatkan air bersih.
Salah seorang pedagang, Warsini, mengaku sudah tiga hari terakhir tidak mendapatkan aliran air PDAM secara normal.
Baca Juga:Pasokan Terbatas, Omzet Pedagang Sayur Di Pasar Bangkir Turun – VideoKab Cirebon Siapkan Tenaga Kerja Lokal Hadapi Investasi – Video
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Warsini terpaksa mencari air ke tempat lain, bahkan membeli air galon isi ulang untuk kebutuhan tertentu.
Sementara untuk kebutuhan rumah tangga, ia terkadang meminta air kepada kerabat yang memiliki sumur.
Kondisi tersebut juga membuat pengeluaran rumah tangga meningkat, Warsini yang tinggal bersama tujuh anggota keluarga mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air.
Keterbatasan air bersih tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, tetapi juga aktivitasnya sebagai pedagang. Selain untuk mencuci peralatan dagang, air juga dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk berwudu.
Warga berharap gangguan distribusi air bersih segera ditangani dan pelayanan PDAM kembali normal. Masyarakat juga meminta adanya solusi cepat selama pasokan air belum sepenuhnya pulih, terutama bagi warga yang tidak memiliki sumber air alternatif.