RADARCIREBON.TV- Menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah kunci penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sayangnya, masih banyak orang yang takut makan buah manis—seperti semangka—karena khawatir gula darahnya bakal langsung melonjak tajam.
Lantas, apakah penderita diabetes atau orang yang sedang membatasi gula benar-benar harus memusuhi semangka? Ternyata tidak.
Ahli gizi spesialis diabetes, Vandana Sheth, menegaskan bahwa semangka tetap sangat aman dikonsumsi asal porsinya tepat.
Baca Juga:Google Pixel 11 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 120x dan Chip Tensor G6, Segini Harganya!HUAWEI Pura 90s Series Segera Hadir di Indonesia, Bawa Kamera 200MP dan Promo Trade In Rp5 Juta
“Semangka mengandung gula alami, namun sebagian besar kandungannya adalah air dan buah ini sangat bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang,” ujar Sheth.
Lalu, bagaimana sebenarnya efek semangka terhadap tubuh? Berikut empat fakta penting yang perlu Anda ketahui:
1. Kenaikan Gula Darah Masih dalam Batas Wajar
Satu porsi semangka (sekitar satu cangkir potongan dadu) mengandung 15 gram karbohidrat. Angka ini terhitung standar dan pas untuk camilan harian. Karbohidrat dari buah ini tidak berbahaya, selama tidak memicu lonjakan gula yang mendadak.
2. Beban Glikemiknya Ternyata Rendah
Banyak yang terkecoh karena semangka punya Indeks Glikemik (IG) tinggi. Padahal, Beban Glikemik-nya justru rendah karena memperhitungkan porsi dan jumlah karbohidrat aslinya.
Menurut ahli gizi Caroline Thomason Bunn, kandungan serat dan air yang melimpah pada semangka membantu memperlambat proses pencernaan. Alhasil, kenaikan gula darah terjadi secara bertahap, bukan drastis.
3. Kaya Likopen untuk Mencegah Resistensi Insulin
Warna merah pada semangka menandakan tingginya kandungan antioksidan likopen dan Vitamin C. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi likopen dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa, mengurangi peradangan, serta mencegah resistensi insulin pada penderita diabetes tipe 2.
4. Membantu Tubuh Tetap Terhidrasi
Sekitar 91 persen kandungan semangka terdiri dari air. Ini sangat menguntungkan, sebab saat tubuh kekurangan cairan, darah akan mengental dan membuat konsentrasi gula darah meningkat.
Baca Juga:Driver Ojol Bakal Resmi Masuk UMKM, Pemerintah Siapkan Perpres BaruMarselino Ferdinan Usai Operasi Lutut, Kondisi Terbaru Bikin Fans Timnas Indonesia Kaget!
Makan semangka bisa jadi cara lezat untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Tips Aman Makan Semangka Tanpa Takut Gula Naik
Agar manfaatnya maksimal dan gula darah tetap aman, Anda bisa menerapkan beberapa trik simpel berikut:
