‎Alun Alun Losari Lor Belum Terwujud, Terdampak Efisiensi Anggaran – Video

Alun Alun Losari Lor Belum Terwujud, Terdampak Efisiensi Anggaran
0 Komentar

Rencana pembangunan alun-alun di Desa Losari Lor Kabupaten Cirebon hingga kini belum juga terwujud. Pemerintah desa menyebut, rencana yang sebelumnya diharapkan terlaksana pada dua ribu dua puluh enam terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Padahal, alun-alun diharapkan menjadi ruang publik sekaligus penggerak UMKM dan kegiatan literasi.

‎Rencana pembangunan alun-alun Desa Losari Lor Kabupaten Cirebon, hingga kini belum merealisasikan harapan masyarakat. Wilayah yang berada di perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Brebes, serta Jawa Barat dan Jawa Tengah, tersebut berharap memiliki ruang publik yang dapat menjadi pusat aktivitas warga.

‎Sekretaris Desa Losari Lor, Abdurochman, mengatakan, di wilayahnya belum terdapat alun-alun. Padahal, terdapat lahan yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan ruang publik tersebut.

Baca Juga:Masjid Al Hidayah Dukuh Semar Perlu Diperhatikan – VideoTruk Kontainer Ludes Terbakar Di Jalan Cirebon Kuningan – Video

‎Abdurochman menyebut, rencana pembangunan alun-alun sebelumnya diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun dua ribu dua puluh enam. Namun, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

‎Pemerintah desa berharap, pembangunan alun-alun dapat dilaksanakan melalui dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ataupun Pemerintah Kabupaten Cirebon. Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang terbuka, tetapi juga mewadahi UMKM, kegiatan literasi dan aktivitas masyarakat.

‎Di sisi lain, pemerintah desa juga berupaya menjaga keseimbangan antara pengembangan industri dan sektor pertanian. Sejumlah lahan di Losari Lor masih dimanfaatkan untuk pertanian dan hortikultura, sementara kawasan industri juga mulai berkembang.

‎Menurut Abdurochman, pemerintah desa berharap kehadiran industri dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, tanpa menghilangkan sumber penghidupan warga dari sektor pertanian. Salah satu perusahaan yang telah beroperasi di wilayah tersebut, PT Star Prima Utama Sejahtera, disebut telah menyerap mayoritas tenaga kerja dari warga sekitar.

‎Pemerintah desa menilai, pertumbuhan industri dan pertanian perlu berjalan beriringan. Sementara pembangunan alun-alun diharapkan menjadi salah satu penopang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

0 Komentar