Di saat eceng gondok masih dianggap sebagai gangguan perairan, Pemerintah Kabupaten Indramayu justru melihat peluang di baliknya. Bupati Indramayu, Lucky Hakim mendorong tanaman yang selama ini hanya dikeruk dan dibuang, agar dikelola menjadi produk bernilai ekonomi.
Eceng gondok tumbuh subur di sejumlah perairan Indramayu. Tanaman ini selama ini menjadi beban, karena harus dikeruk, diangkut, dan dibuang agar tak mengganggu aliran air.
Namun, bagi Bupati Indramayu Lucky Hakim, persoalannya bukan sekadar bagaimana membersihkan eceng gondok, melainkan bagaimana mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Baca Juga:Aldyan Belanja Masalah Melalui Reses Di Dapil 5 Kesambi – VideoManfaatkan Musibah Kebakaran, Dua Pencuri Gasak Uang Dan Emas – Video
Lucky meninjau langsung proses pengerukan eceng gondok, sekaligus mencari pihak yang bersedia menampung dan mengelolanya.
Pemerintah daerah menilai, jika eceng gondok dapat diolah menjadi produk bernilai guna, pembersihan perairan tak lagi sekadar menghabiskan anggaran.
Sebaliknya, limbah yang selama ini dianggap masalah, bisa berubah menjadi bahan baku produk, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Langkah ini menjadi upaya mengubah cara pandang, bahwa apa yang dianggap limbah, tidak selalu berakhir sebagai sampah. Dengan pengelolaan yang tepat, eceng gondok bisa menjadi sumber nilai baru bagi Indramayu.