Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dinilai berada dalam tren positif. Kondisi ini turut membuka peluang investasi baru seiring semakin banyaknya perusahaan yang bersiap masuk dan beroperasi di Kabupaten Cirebon. Potensi tersebut dinilai perlu diikuti dengan kesiapan daerah dalam menjaga iklim investasi.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dinilai berada dalam tren positif. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Raden Hasan Basori mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon berada di kisaran 5,64 persen hingga 6,3 persen. Angka tersebut menjadi salah satu indikator bahwa peluang investasi di Kabupaten Cirebon masih cukup terbuka.
Meski belum menjadi pusat investasi nasional maupun kawasan industri berskala nasional, arus investasi yang masuk ke Kabupaten Cirebon dinilai cukup signifikan. Pada 2026, sedikitnya 20 perusahaan diproyeksikan telah terhubung dan bersiap untuk mulai beroperasi.
Baca Juga:Bangkitkan Seni Budaya, Komitmen Pemerintah Jangan Sekadar Apresiasi Tanpa Tindakan Nyata – VideoTes Urine Pelajar, Deteksi Dini Atau Sekadar Formalitas? – Video
Proyeksi tersebut diperkirakan terus berkembang pada 2027. Salah satu indikatornya terlihat dari pengajuan konektivitas kebutuhan energi listrik kepada PLN, oleh sejumlah perusahaan yang tengah mempersiapkan kegiatan operasionalnya.
Selain kebutuhan energi, proses perizinan, dan pembebasan lahan yang dilakukan sejumlah perusahaan juga menjadi indikator meningkatnya aktivitas investasi. Kondisi ini menunjukkan Kabupaten Cirebon masih memiliki daya tarik bagi investor.
Peluang tersebut dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan perizinan, memastikan ketersediaan infrastruktur, serta mendukung kebutuhan industri. Dengan demikian, investasi yang masuk diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, dan penyerapan tenaga kerja lokal.