Harga daging sapi di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, masih bertahan tinggi dan belum menunjukkan penurunan. Kondisi ini membuat daging sapi dan kambing dinilai semakin sulit dijangkau masyarakat, sementara pedagang mengaku omzet penjualannya turun hingga setengah dari kondisi normal.
Harga daging sapi di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, masih bertahan tinggi dan belum menunjukkan penurunan. Kondisi ini membuat daging sapi dan kambing dinilai semakin sulit dijangkau masyarakat, sementara pedagang mengaku omzet penjualannya turun hingga setengah dari kondisi normal.
Pedagang daging Pasar Sumber, Iis, mengatakan harga daging sapi saat ini berada di kisaran seratus enam puluh ribu rupiah per kilogram. Harga tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan sebelumnya yang masih berada di sekitar seratus tiga puluh ribu rupiah.
Baca Juga:Lomba Rakyat, HUT Ke-25 Partai Demokrat Di Kuningan – VideoMeriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke 81 Dengan Cara Unik – Video
Menurut Iis, harga daging sapi tersebut sudah bertahan tinggi selama lebih dari tiga bulan. Dari informasi pemasok, harga sapi di tingkat pengadaan masih mahal dan pasokannya disebut sulit didapatkan.
Tingginya harga daging membuat penjualan Iis ikut menurun. Jika sebelumnya ia bisa menjual sekitar tiga puluh kilogram daging sapi dalam sehari, kini penjualannya hanya berkisar lima belas kilogram, bahkan terkadang sepuluh kilogram.
Kondisi serupa juga terjadi pada penjualan daging ayam. Iis mengaku penjualan ayam turun hingga separuh setelah harganya kembali meningkat. Penurunan volume penjualan tersebut berdampak langsung terhadap omzet harian pedagang.
Iis berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga daging sapi dan kambing. Menurutnya, harga yang lebih terjangkau akan membuat pedagang kembali leluasa berjualan dan masyarakat tidak terbebani saat membeli daging.