Ketersediaan lapangan kerja di Kabupaten Cirebon dinilai masih belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Meski sektor industri terus berkembang, akses terhadap pekerjaan masih menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah.
Ketersediaan lapangan kerja di Kabupaten Cirebon dinilai masih belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Meski sektor industri terus berkembang, akses terhadap pekerjaan masih menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Nurholis mengatakan, pertumbuhan sejumlah kawasan dan perusahaan industri di Kabupaten Cirebon belum sepenuhnya mampu menyerap tenaga kerja lokal. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, dan latar belakang pendidikan masyarakat.
Baca Juga:Lomba Rakyat, HUT Ke-25 Partai Demokrat Di Kuningan – VideoMeriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke 81 Dengan Cara Unik – Video
Menurutnya, masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah cenderung memiliki pilihan pekerjaan yang lebih terbatas. Sementara itu, sejumlah perusahaan menetapkan kualifikasi tertentu dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Di sisi lain, peningkatan jumlah industri di Kabupaten Cirebon diharapkan dapat diikuti dengan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, keberadaan industri tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
Kondisi tersebut menjadi tantangan, agar pertumbuhan industri di Kabupaten Cirebon dapat turut membuka akses pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat lokal. Pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan, dapat memperkuat penyesuaian antara kebutuhan tenaga kerja, dengan kompetensi masyarakat.