Pompanisasi Jadi Solusi Atasi Kekeringan Di Kab. Cirebon – Video

Pompanisasi Jadi Solusi Atasi Kekeringan Di Kab. Cirebon
0 Komentar

Ancaman kekeringan yang membayangi sektor pertanian di Kabupaten Cirebon mendapat penanganan darurat. Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan pompa air untuk mengairi lahan pertanian yang mengalami kekurangan pasokan air.

Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya mengatasi ancaman kekeringan yang mulai mengancam sejumlah lahan pertanian. Salah satunya melalui program pompanisasi di Desa Geyongan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman meresmikan pengoperasian bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian sebagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan air irigasi.

Baca Juga:Perseroda Perdagangan Dan Jasa Disiapkan Jadi Motor Pengendali Ekonomi Daerah – VideoArie Prasetiyo Pimpin Kadin Kabupaten Cirebon Periode 2026-2031 – Video

Berdasarkan data pemerintah daerah, sekitar 80 hingga 90 hektare lahan pertanian di wilayah Desa Geyongan terancam mengalami gagal panen akibat kekurangan air.

Keberadaan pompa air diharapkan mampu membantu mengairi sawah yang selama beberapa bulan terakhir mengalami kesulitan pasokan air, sehingga risiko gagal panen atau puso dapat ditekan.

Selain pompanisasi, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga menyiapkan langkah penanganan lain melalui perbaikan saluran inlet dan outlet situ atau embung Geyongan. Perbaikan saluran tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada September mendatang.

Ancaman kekeringan juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Cirebon. Berdasarkan data Balai Penyuluhan Pertanian, terdapat 10 kecamatan dengan total sekitar seribu 849 hektare lahan pertanian yang berpotensi terdampak kekeringan dan terancam gagal panen.

Dengan adanya bantuan pompa air ini, diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus melindungi penghasilan petani dari dampak kekeringan.

0 Komentar