Nunung Harus Pulang! PDI Perjuangan Desak Pemkab Cirebon Turun Tangan, PMI Asal Pasaleman Terjebak di Mesir!

Mae Azhar PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon
Mae Azhar (tengah) menggelar konferensi pers bersama keluarga Nunung, kemarin
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Jeritan kepulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon kembali menggugah rasa kemanusiaan. Nunung Yulianti (42), warga Desa Pasaleman, Kecamatan Pasaleman, kini tengah berjuang di tengah kondisi kesehatan yang terus memburuk saat bekerja di Mesir.

Di tengah persoalan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon dan seluruh pihak terkait untuk tidak tinggal diam. Bagi PDI Perjuangan, persoalan Nunung bukan sekadar urusan administratif, melainkan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan keberpihakan dan tindakan nyata.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Mae Azhar, mengatakan pihaknya saat ini tengah mendampingi keluarga Nunung agar proses pemulangan ke Tanah Air dapat segera direalisasikan.

Baca Juga:PDI Perjuangan Kab. Cirebon Perjungkan Pemulangan PMI Bermasalah – VideoPMI Sakit Diduga Disekap di Arab Saudi, PDI Perjuangan Cirebon Turun Tangan Fasilitasi Pemulangan

“Kasus Nunung adalah kasus yang kesekian kalinya ditangani oleh PDI Perjuangan, sebelum Nunung juga ada warga Astana yang sudah kita tangani, ini tentu jadi catatan penting bahwa kasus PMI non-prosedural ini masih banyak,” ujar Mae Azhar.

Azhar mengungkapkan, kondisi kesehatan Nunung saat ini terus mengalami penurunan. Cedera lama pada bagian tulang ekor yang pernah dialaminya saat masih berada di Indonesia kembali kambuh.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena Nunung masih harus bekerja dengan beban pekerjaan yang cukup berat. Persoalan menjadi semakin pelik setelah diketahui bahwa keberangkatan Nunung ke Mesir diduga dilakukan melalui jalur nonprosedural.

Nunung sebelumnya telah tiga kali bekerja sebagai PMI. Namun, untuk keberangkatannya ke Mesir, ia tidak melalui perusahaan penempatan. Nunung disebut bertemu dengan seorang kenalan yang kemudian menjadi perantara keberangkatannya.

Bahkan, keberangkatan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan keluarga besar. Saat itu, Nunung hanya diantar suaminya hingga Bekasi. Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana proses keberangkatan Nunung hingga akhirnya berada di Mesir.

Bagi PDI Perjuangan, persoalan ini tidak boleh berhenti hanya pada upaya memulangkan Nunung.

Jika memang terdapat dugaan keberangkatan nonprosedural atau pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari kondisi tersebut, maka persoalan ini harus diusut.

Baca Juga:Seleksi Direksi PDAM Cirebon Disorot: Lima Peserta UKK, Lima-Limanya Lolos ke Wawancara BupatiSeleksi BUMD Cirebon 2026, Hilman Mundur! Rodiyah Absen! Ini Nama-Nama yang Berpeluang Masuk Tiga Besar

Azhar mengatakan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon tengah melakukan kajian dan berencana mendampingi keluarga Nunung untuk melaporkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum.

0 Komentar