Pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Cirebon dilaporkan sakit parah dan diduga disekap oleh pihak agensi di Arab Saudi. DPC PDI Perjuangan akan perjuangkan upaya pemulangan.
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon aakan memperjuangkan nasib pekerja migran yang tersandra agensi di Riyadh Arab Saudi. Sandra Indriyani PMI asal Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon saat ini terbaring sakit di Kota Riyadh Arab Saudi dalam kondisi memprihatinkan.
Keluarga menduga Sandra menjadi korban penyekapan oleh pihak agensi setelah kondisi kesehatannya menurun drastis. Sandra diketahui berangkat pada Januari 2026 untuk bekerja sebagai pengurus lansia. Namun baru satu setengah bulan bekerja kondisinya memburuk dan harus dilarikan ke rumah sakit, bahkan hasil pemeriksaan menyebutkan Sandra tidak lagi layak bekerja akibat kondisi kesehatan serius yang diduga terkait luka pasca operasi sesar yang kembali terbuka.
Baca Juga:Kisah Ibu Dan Bayi Yang Hidup Di Gazebo Tanpa Rumah – VideoSaksi Kasus Dugaan Skandal Anggota Dewan Dipanggil Pekan Depan – Video
Saat ini, Dinas Ketrnagakerjaan Kabupatrn Cirebon tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat termasuk kementerian terkait dan perwakilan Indonesia di luar negeri untuk membuka jalur diplomasi. Di tengah proses pemulangan Sandra dari Arab Saudi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon turun tangan membantu memfasilitasi aduan keluarga. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Mae Azhar menegaskan partai akan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.
Sementara, pihak keluarga menyebut Sandra saat ini tidak dapat dihubungi tanpa akses komunikasi, dan berada di negara asing tanpa perlindungan yang memadai. Kondisi ini menjadi perlombaan dengan waktu bagi keluarga yang berharap Sandra segera dipulangkan ke tanah air.
Dilain sisi, keluarga berharap ada langkah cepat dan nyata dari pemerintah untuk menyelamatkan Sandra. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menggunakan jalur resmi saat bekerja ke luar negeri demi keamanan dan perlindungan.