3. Lompat tali menjadi pilihan kardio yang praktis di rumah
Lompat tali adalah latihan kardio sederhana yang dapat meningkatkan detak jantung dalam waktu singkat dengan menggunakan tali dan ruang yang cukup. Dengan membagi latihan menjadi sesi singkat dengan interval istirahat, kita juga dapat mengatur durasi latihan sesuai kemampuan kita.
Selain melatih kebugaran jantung dan paru-paru, lompat tali membantu meningkatkan koordinasi serta kelincahan tubuh. Gerakan berulang juga melibatkan otot kaki dan melatih keseimbangan saat tubuh bergerak. Meski praktis, olahraga ini sebaiknya dilakukan dengan teknik yang benar dan menggunakan permukaan yang cukup aman agar tekanan pada lutut dan pergelangan kaki tidak berlebihan.
4. Senam aerobik membuat tubuh tetap aktif dan berkeringat
Karena tersedia dalam berbagai tingkat kesulitan, senam aerobik menjadi pilihan yang mudah dilakukan. Kita dapat melakukan gerakan dasar dengan tempo santai atau memilih latihan yang lebih cepat untuk meningkatkan intensitas. Selain itu, aktivitas ini dapat dilakukan di rumah tanpa alat khusus, yang membuatnya cocok bagi banyak orang yang ingin berolahraga di rumah.
Baca Juga:Jadwal Liga Inggris 2026/2027 Pekan 4 Live 12-15 September: Ada Big Match Man United vs Man CitySiaran Langsung Pertandingan Como vs RB Leipzig di Matchday 1 Liga Champions 2026/2027, Apakah Tayang di SCTV?
Gerakan dalam senam aerobik biasanya melibatkan beberapa bagian tubuh sekaligus dan dilakukan secara berkelanjutan. Aktivitas tersebut membantu meningkatkan detak jantung sekaligus melatih koordinasi tubuh. Kita dapat menyesuaikan jenis gerakan dan durasinya dengan kondisi fisik agar olahraga tetap terasa nyaman dan tidak memaksakan tubuh.
5. HIIT menjadi latihan singkat yang intensif
High-intensity interval training atau HIIT merupakan metode latihan yang menggabungkan periode aktivitas berintensitas tinggi dengan waktu istirahat singkat. Latihan ini dapat menggunakan gerakan sederhana seperti jumping jacks, mountain climbers, squats, atau high knees. Karena dilakukan dalam beberapa interval, durasi latihan HIIT biasanya tidak perlu terlalu panjang.
Meski singkat, HIIT dapat terasa cukup menantang karena tubuh bekerja dengan intensitas tinggi selama setiap sesi latihan. Pemula sebaiknya memulai dengan durasi dan gerakan yang sesuai dengan kemampuan, lalu meningkatkan intensitas secara bertahap. HIIT juga dapat dimodifikasi menjadi latihan dengan dampak lebih rendah bagi mereka yang ingin mengurangi gerakan melompat atau tekanan berlebihan pada persendian.
