Tagihan PDAM Kota Cirebon Melonjak Drastis – Video

Tagihan PDAM Kota Cirebon Melonjak Drastis
0 Komentar

Tagihan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Cirebon mendadak melonjak drastis. Hal ini salah satunya dirasakan oleh warga di kawasan Galunggung, Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon, yang dibuat terkejut lantaran tagihan air bulanannya meroket tajam dari yang biasanya hanya Rp65 ribu menjadi Rp2 juta.

Lonjakan tagihan yang tidak wajar tersebut dialami oleh orang tua Hamdallah, salah seorang warga Galunggung. Selama dua tahun terakhir, tagihan air di rumahnya selalu stabil di kisaran Rp65 ribu per bulan. Namun, pada tagihan bulan Agustus 2026, nominal tersebut tiba-tiba melonjak drastis menjadi lebih dari Rp2 juta. Kondisi ini bahkan memicu tekanan mental bagi orang tua Hamdallah yang saat ini diketahui tengah jatuh sakit.

Merasa terbebani dan kebingungan, pihak keluarga kemudian menyampaikan keluhannya kepada Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Cirebon. Perwakilan OKK DPD PSI Kota Cirebon, Riko Wijaya, yang menanggapi keluhan tersebut menilai bahwa kebijakan penyesuaian tarif oleh Perumda Air Minum Tirta Giri Nata disinyalir tidak sejalan dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Cirebon Nomor 36 Tahun 2022. Perwali tentang Tata Cara Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum tersebut sejatinya mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, serta keterjangkauan bagi masyarakat.

Baca Juga:Polres Kuningan Ungkap Dua Kasus Curanmor – VideoPolres Kuningan Ungkap 12 Kasus Narkoba – Video

Terkait persoalan ini, DPD PSI Kota Cirebon tercatat telah melayangkan surat konfirmasi dan pengaduan langsung kepada Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Andri Satria, namun hingga kini belum mendapat respons. Guna menindaklanjuti hal tersebut, PSI juga telah menyampaikan surat permohonan audiensi kepada Komisi II DPRD Kota Cirebon untuk segera membahas permasalahan lonjakan tarif PDAM yang kini mulai banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

0 Komentar