Mengenal Museum Pangeran Cakrabuana Cirebon, Merawat Budaya, Lestarikan Batik hingga Topeng

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon (baju coklat) melihat koleksi Museum Pangeran Cakrabuana
0 Komentar

Pameran tahun ini juga menjadikan pelajar sebagai bagian penting dari rangkaian kegiatan.

Lomba Mendongeng Cerita Rakyat Cirebon tingkat SMP digelar pada 29 September 2026 dengan juri Roji Hidayat, Rucita, dan Uuk Sukarna.

Selanjutnya, Lomba Baca Puisi Bahasa Cirebon tingkat SMA digelar 30 September 2026 dengan juri Edeng Syamsul Maarif, Fathan Mubarak, dan Imam Emje.

Baca Juga:Disbudpar Dorong Kolaborasi Lintas OPD Lestarikan Gerabah Sitiwinangun – VideoDisbudpar Gelar Seminar Hasil Kajian Gamelan Renteng Cirebon – Video

Pada 1 Oktober 2026, digelar Lomba Melukis Batik Motif Cirebon tingkat SMP dengan juri Dr. Casta, Lilis Katura, dan Bahendi.

Rangkaian tersebut memperlihatkan pendekatan yang berbeda dalam mengenalkan museum kepada generasi muda. Koleksi tidak hanya dilihat sebagai benda masa lalu, tetapi diterjemahkan melalui cerita, bahasa, seni pertunjukan, dan kreativitas visual.

Dengan cara itu, museum diharapkan tidak berhenti sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi menjadi ruang belajar yang mempertemukan sejarah dengan kreativitas generasi sekarang.

Sebab, menjaga warisan budaya bukan hanya soal mempertahankan bendanya, tetapi juga memastikan cerita, pengetahuan, dan nilai yang ada di baliknya tetap dipahami oleh generasi berikutnya.

0 Komentar