Disbudpar Gelar Seminar Hasil Kajian Gamelan Renteng Cirebon – Video

Disbudpar Gelar Seminar Hasil Kajian Gamelan Renteng Cirebon
0 Komentar

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon kembali menggelar Seminar Hasil Kajian Koleksi Museum Pangeran Cakrabuana pada hari ketiga. Kali ini, sosialisasi difokuskan pada Gamelan Renteng Cirebon yang tidak hanya dipandang sebagai alat musik tradisional, namun juga menyimpan nilai historis, filosofis, dan religius yang perlu diwariskan kepada generasi muda.

Seminar Hasil Kajian Koleksi Museum Pangeran Cakrabuana yang membahas Gamelan Renteng Cirebon ini mengangkat status kesenian tersebut yang sudah hampir punah. Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperkenalkan kembali warisan budaya pusaka kepada masyarakat luas.

Menurutnya, Gamelan Renteng bukan sekadar rangkaian instrumen musik perkusi biasa, melainkan mengandung nilai-nilai kehidupan mendalam. Di tengah tantangan pelestarian budaya yang semakin besar pada era digital, Disbudpar terus mendorong kegiatan sosialisasi dan edukasi agar kesenian tradisional tetap mampu beradaptasi tanpa harus kehilangan identitas aslinya.

Baca Juga:Prof. Rokhmin Dahuri Lepas Touring Ideologi Kader Kota Cirebon – VideoRitual Bubur Suro Situs Buyut Sampang – Video

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, Raden Mohamad Albana, menjelaskan bahwa Gamelan Renteng tidak hanya memiliki nilai estetika atau keindahan bunyi, tetapi juga mengandung dimensi historis, teologis, dan sosiologis. Pada masa lalu, keberadaan Gamelan Renteng menjadi bagian penting dari media dakwah keagamaan sekaligus sarana kultural untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat Cirebon.

Kegiatan seminar ini diikuti oleh 125 peserta yang terdiri dari unsur guru, mahasiswa, pegawai internal Disbudpar, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian besar terhadap pelestarian budaya daerah.

Salah satu pemateri, Suhendi Apriyanto, menjelaskan bahwa Gamelan Renteng merupakan bagian dari tradisi gamelan kuno Cirebon yang tersebar di sejumlah wilayah dengan karakteristik unik yang berbeda-beda. Menurutnya, proses revitalisasi Gamelan Renteng memerlukan kolaborasi aktif antara unsur pemerintah, seniman, akademisi, guru, dan masyarakat agar dapat terus diwariskan secara estafet kepada generasi berikutnya.

Pemateri lainnya, Waryo Sela, menyebutkan bahwa masyarakat perlu melihat Gamelan Renteng tidak hanya dari bentuk fisiknya, melainkan juga dari makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Setiap bagian dari perangkat gamelan ini menyimpan simbol-simbol kearifan hidup masyarakat masa lalu yang dinilai masih sangat relevan untuk dipelajari hingga saat ini.

0 Komentar