RADARCIREBON.TV – Presiden RI Prabowo Subianto telah tujuh kali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih sejak resmi menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024. Perubahan susunan kabinet tersebut berlangsung secara bertahap, mulai dari pergantian menteri hingga perubahan sejumlah pejabat setingkat menteri dan kepala lembaga.
Prabowo pertama kali membentuk Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024. Saat itu, sebanyak 48 menteri dilantik untuk menjalankan pemerintahan periode 2024-2029. Sejak saat itu, berbagai dinamika politik dan kebutuhan organisasi membuat susunan kabinet terus mengalami penyesuaian.
Daftar Lengkap 7 Reshuffle Kabinet Merah Putih
Reshuffle Pertama (19 Februari 2025)
Perombakan kabinet pertama dilakukan pada 19 Februari 2025. Salah satu perubahan saat itu yakni pergantian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dari Satryo Soemantri Brodjonegoro kepada Brian Yuliarto.
Reshuffle Kedua (8 September 2025)
Baca Juga:APBD Perubahan Kuningan 2026 Dipangkas Rp175 Miliar, Fokus ke Kesehatan dan InfrastrukturAPBD Perubahan Kuningan 2026 Dipangkas Rp175 Miliar, Fokus ke Kesehatan dan Infrastruktur
Selanjutnya, Prabowo kembali melakukan reshuffle pada 8 September 2025. Dalam perombakan tersebut, sejumlah posisi menteri mengalami pergantian, termasuk Menteri Keuangan yang sebelumnya dijabat Sri Mulyani Indrawati dan kemudian digantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah juga melantik sejumlah menteri lainnya seperti Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
Reshuffle Ketiga (17 September 2025)
Tidak berhenti di situ, reshuffle kembali dilakukan pada 17 September 2025. Prabowo melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menpora Erick Thohir, Wamenaker Afriansyah Noor, Wamenhut Rohmat Marzuki, dan Wamenkop Farida Faricha. Selain itu, Prabowo juga melantik Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya, Wakil Kepala BGN Naniek S Dayang, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri Ahmad Dofiri, dan KSP Muhammad Qodari.
Reshuffle Keempat (8 Oktober 2025)
Perubahan susunan pemerintahan kembali terjadi pada 8 Oktober 2025. Dalam reshuffle keempat ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat wakil menteri hingga Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Mereka yang dilantik adalah Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar. Di hari tersebut, Prabowo juga membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dengan menunjuk Velix Wanggai sebagai ketua.
