Penutupan sementara TPA Gunungsantri pasca kebakaran mulai berdampak pada pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon. Sejumlah armada pengangkut sampah terkendala membuang muatannya, sehingga pembuangan d alihkan ke Desa Kubangdeleg.
Pasca kebakaran di area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gunungsantri pada Selasa kemarin, aktivitas pembuangan sampah dari masyarakat menuju TPA untuk sementara terganggu.
Kondisi ini berdampak pada armada pengangkut sampah yang tidak dapat segera menurunkan muatannya. Dalam dua hari terakhir, sejumlah armada terpaksa tertahan karena kondisi lokasi pembuangan belum dapat digunakan secara normal.
Baca Juga:Sultan Kacirebonan IX Terima Penghargaan Global – VideoMasyarakat Peringatkan Imbas Fiskal Akibat Skema KPBU APJ – Video
Untuk mengurai penumpukan, pemerintah berupaya mengalihkan sebagian armada ke wilayah TPS Desa Kubang Delet. Namun, pengalihan tidak dapat dilakukan secara keseluruhan karena berisiko mendapat penolakan dari masyarakat setempat.
Untuk sementara, hanya sekitar dua hingga tiga armada yang diarahkan ke lokasi tersebut. Sementara armada lainnya masih menghadapi keterbatasan dalam menyalurkan sampah yang telah diangkut dari masyarakat.
Pemerintah memperkirakan aktivitas pembuangan sampah dapat kembali normal dalam dua hari kedepan setelah kondisi TPA pasca kebakaran memungkinkan untuk digunakan kembali.