Golongan Darah Ini Punya Risiko Diabetes Tipe 2 Lebih Tinggi 28 Persen? Ini Temuan Penelitian Terbaru

Foto
Ilustrasi/ Gemini ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Golongan darah selama ini identik dengan urusan transfusi darah. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa jenis golongan darah ternyata juga bisa memengaruhi risiko kesehatan seseorang—salah satunya terkait penyakit diabetes tipe 2.

Melansir dari Science Alert, sebuah tinjauan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Medicine menemukan bahwa pemilik golongan darah B (baik Rhesus positif maupun negatif) memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 sekitar 28 persen lebih tinggi dibandingkan golongan darah lainnya.

Riset skala besar ini dipimpin oleh pakar epidemiologi Fang-Hua Liu dari Shengjing Hospital, China Medical University. Tim peneliti mengevaluasi 51 tinjauan sistematis yang mencakup 270 hubungan antara sistem golongan darah (ABO dan Rh) dengan berbagai masalah kesehatan.

Baca Juga:Veda Ega Pratama Gagal Gabung Aspar Team di Moto3 2027, Peluang Bertahan di Honda Capai 99 Persen!Persija Jakarta vs Arema FC: Shin Tae-yong Siap Patahkan Rekor Buruk Macan Kemayoran!

Dari ratusan variabel yang diuji, kaitan antara golongan darah B dan peningkatan risiko diabetes tipe 2 menjadi satu-satunya temuan dengan tingkat bukti ilmiah paling kuat dan konsisten.

Murni Hubungan Statistik, Bukan Penyebab Langsung

Meskipun angkanya terlihat cukup tinggi, para peneliti mengimbau agar masyarakat—khususnya pemilik golongan darah B—tidak perlu panik berlebihan.

Hasil studi ini hanya menunjukkan adanya keterkaitan statistik, bukan bukti bahwa golongan darah B secara langsung menjadi penyebab utama diabetes. Peningkatan risiko sebesar 28 persen tersebut tergolong relatif kecil jika dibandingkan dengan faktor risiko lainnya.

Penyebab pasti di balik fenomena ini secara biologis pun masih terus diteliti. Studi terpisah pada 2025 sempat mengindikasikan adanya peran keanekaragaman bakteri usus (mikrobioma), namun hal ini masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut.

Gaya Hidup Tetap Jadi Kunci Utama

Para ahli menegaskan bahwa pola hidup sehari-hari memegang peranan jauh lebih besar dalam memicu atau mencegah diabetes ketimbang faktor bawaan seperti golongan darah.

Risiko diabetes tipe 2 jauh lebih tinggi diintai oleh mereka yang:

  • Punya pola makan tidak sehat (tinggi gula dan lemak)
  • Mengalami kelebihan berat badan (overweight atau obesitas)
  • Jarang berolahraga atau kurang aktivitas fisik

Oleh karena itu, ketimbang mencemaskan golongan darah yang sudah tidak bisa diubah, langkah paling efektif untuk mencegah diabetes tipe 2 tetaplah dengan menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan cek gula darah secara berkala.

0 Komentar