Mayoritas Penderita Diabetes Tak Sadar Mengidap Penyakitnya, Ini Bahayanya

Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia.
Pemeriksaan gula darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi diabetes sejak dini dan mencegah komplikasi serius, termasuk risiko kebutaan. src-img : pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Yang mengkhawatirkan, lebih dari 73 persen penderita diabetes belum mengetahui bahwa mereka mengidap penyakit tersebut. Kondisi ini membuat banyak kasus baru terungkap ketika pasien sudah mengalami komplikasi serius, termasuk gangguan penglihatan yang dapat berujung pada kebutaan.

Tingginya jumlah penderita diabetes yang tidak terdiagnosis menjadi perhatian para ahli karena dapat memperbesar risiko kerusakan organ tubuh. Oleh sebab itu, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai komplikasi yang sebenarnya dapat dikendalikan.

Tingginya Kasus Diabetes yang Belum Terdiagnosis

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Em Yunir, mengatakan masih banyak masyarakat yang tidak menyadari dirinya mengidap diabetes. Akibatnya, penyakit baru diketahui ketika pasien menjalani pengobatan untuk keluhan lain atau bahkan saat sudah berada dalam kondisi darurat.

Baca Juga:Jangan Salah Pilih! Ini Roti yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes Menurut Ahli GiziSuka Ngopi? Ternyata Kafein Bisa Bantu Bakar Lemak dan Cegah Diabetes, Ini Penjelasannya!

Menurut Yunir, lebih dari 70 persen penderita diabetes di Indonesia belum terdiagnosis. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular di Tanah Air.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi diabetes terus mengalami peningkatan. Saat ini diperkirakan satu dari sepuluh penduduk Indonesia hidup dengan diabetes. Sementara itu, data International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan jumlah penyandang diabetes di Indonesia telah melampaui 20 juta orang dan diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 30 juta jiwa pada tahun 2045.

Dampak Diabetes yang Tidak Terkendali

Diabetes yang tidak dikendalikan dapat mempercepat kerusakan berbagai organ tubuh. Yunir mengibaratkan kondisi tersebut seperti argometer taksi yang terus bergerak semakin cepat ketika kadar gula darah tetap tinggi.

Berbagai Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

Selain kadar gula darah yang tinggi, penderita diabetes juga kerap memiliki faktor risiko lain, antara lain:

  • Hipertensi
  • Kolesterol tinggi
  • Obesitas
  • Kebiasaan merokok

Kombinasi berbagai faktor tersebut dapat memicu komplikasi serius, seperti:

  • Penyakit jantung
  • Gagal ginjal yang memerlukan cuci darah
  • Kerusakan retina mata atau retinopati diabetik

Komplikasi tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi kesehatan pasien, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup serta meningkatkan beban sosial dan ekonomi keluarga apabila tidak ditangani sejak awal.

0 Komentar