Klarifikasi Nippon Paint Tanggapi Gaduhnya Putus Kontrak dengan Raffi Ahmad Imbas Deklarasi Sumpah Pemuda 2026

Raffi Ahmad saat menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026.
Klarifikasi Nippon Paint tanggapi gaduhnya putus kontrak dengan Raffi Ahmad imbas Deklarasi Sumpah Pemuda 2026. (Foto: Dok. Disway)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Nippon Paint Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi terkait kabar berakhirnya kerja sama dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, di tengah polemik Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026. Melalui akun Threads resminya @nipponpaintindo, perusahaan cat tersebut menegaskan bahwa kontrak Raffi Ahmad sebagai brand ambassador telah berakhir sejak April 2026.

Kontrak Berakhir Sejak April 2026

Nippon Paint menyebut berakhirnya kerja sama tersebut tidak berkaitan dengan polemik yang belakangan menyeret nama Raffi Ahmad maupun seruan boikot yang berkembang di tengah masyarakat. Klarifikasi itu disampaikan setelah nama Raffi Ahmad menjadi perbincangan publik menyusul kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia yang digelar Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis 29 Oktober 2026.

Dalam pernyataannya, Nippon Paint juga menjelaskan bahwa sejumlah materi promosi yang masih menampilkan sosok Raffi Ahmad belum sepenuhnya diturunkan karena masih dalam proses penyesuaian. “Terima kasih atas perhatian dan pertanyaannya. Saat ini, Nippon Paint sudah tidak memiliki kontrak Brand Ambassador dengan Bapak Raffi Ahmad. Materi promosi yang masih terlihat sedang dalam proses penyesuaian dan pelepasan bertahap,” tulis Nippon Paint Indonesia.

Baca Juga:Cek Daftar Tarif Listrik PLN Terbaru November 2026 untuk Pelanggan Bersubsidi dan Non-subsidiPerkiraan Jadwal SNBP 2027, Lengkap Tahapan yang Wajib Diketahui Siswa Kelas 12

“Perlu kami tegaskan bahwa kerja sama Nippon Paint Indonesia dengan Bapak Raffi Ahmad sebagai Brand Ambassador telah berakhir sejak April 2026. Jauh sebelum munculnya polemik maupun seruan boikot yang berkembang saat ini,” tambahnya.

Raffi Ahmad Terseret Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda 2026

Nama Raffi Ahmad ramai diperbincangkan setelah kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 menuai kritik dari sejumlah kalangan. Polemik tersebut mencuat setelah sejumlah peserta mengaku bukan mahasiswa dan menerima imbalan uang untuk meramaikan kegiatan tersebut. Fenomena itu kemudian ramai disebut publik sebagai “mahasewa” dan turut menyeret nama Raffi Ahmad yang hadir dalam acara tersebut.

Menanggapi kegaduhan yang muncul, Raffi Ahmad sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram resminya. Meski demikian, polemik ini tetap menjadi sorotan publik dan berdampak pada citra sejumlah pihak yang terlibat. RADARCIREBON.TV akan terus memantau perkembangan isu ini dan menyajikan informasi terbaru untuk Anda.

0 Komentar