RADARCIREBON.TV – Jabatan boleh datang melalui pelantikan, tetapi kepercayaan hanya bisa dijawab melalui tindakan. Sebab, sebuah amanah tidak diukur dari megahnya kursi kekuasaan, melainkan dari seberapa jauh tanggung jawab mampu diterjemahkan menjadi kerja nyata bagi masyarakat.
Semangat itulah yang mengawali langkah Hj. Wachidah Silfiyanti, S.T. dalam menjalani hari pertamanya sebagai Direktur Perseroda Perdagangan dan Jasa (PPJ) Cherbon Nagari Kabupaten Cirebon.
Belum lama menerima amanah, Wachidah langsung bergerak. Bukan sekadar menempati ruang kerja atau menikmati seremoni jabatan, melainkan membuka ruang diskusi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk menentukan arah, memperkuat fondasi, sekaligus memetakan masa depan perusahaan daerah tersebut.
Baca Juga:Baru Dilantik, Wachidah Silfiyanti Langsung Tancap Gas! Cherbon Nagari Bidik Peluang BisnisBUMD PPJ Cirebon Ditarget Kendalikan Harga Pangan, Direksi Baru Diminta Kreatif – Video
Dari meja pertemuan, harapan mulai dirumuskan. Dari gagasan, langkah besar dipersiapkan. Sebab, perusahaan daerah tidak boleh sekadar hadir sebagai nama, tetapi harus tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.
Bagi Wachidah, memimpin PPJ Cherbon Nagari bukan semata persoalan jabatan. Ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan, terlebih perusahaan tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penggerak perekonomian dan sumber pendapatan baru bagi Kabupaten Cirebon.
“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Banyak hal yang perlu kami persiapkan agar PPJ Cherbon Nagari memiliki fondasi yang kuat dan arah bisnis yang jelas,” ungkap Wachidah.
Ia menyadari, membangun perusahaan daerah bukan pekerjaan yang selesai hanya dengan membentuk struktur organisasi. Ada strategi yang harus dirancang, peluang yang perlu dibaca, dan keputusan bisnis yang mesti diperhitungkan secara matang.
Salah satu agenda mendesak adalah penyusunan rencana bisnis atau business plan, termasuk menentukan bisnis inti (core business) yang paling memungkinkan dikembangkan oleh PPJ Cherbon Nagari pada sisa tahun anggaran 2026 dan menyongsong tahun 2027.
Penentuan sektor usaha menjadi langkah penting agar perusahaan tidak terjebak dalam banyaknya rencana tanpa kejelasan arah, sekaligus mampu mengidentifikasi potensi yang memberikan nilai ekonomi dan manfaat nyata.
“Kami harus menentukan bisnis apa yang bisa segera dijalankan, bagaimana potensinya, serta target pendapatan yang memungkinkan untuk dicapai. Di sisi lain, kelengkapan administrasi dan organisasi juga terus kami persiapkan,” jelasnya.
