Selain itu, Yassierli menegaskan bahwa kesempatan memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang layak merupakan hak seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Karena itu, kelompok disabilitas juga didorong untuk meningkatkan kompetensi agar memiliki kesempatan yang sama dalam dunia kerja.
Bupati Cirebon Apresiasi Program
Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, atas dukungan program pelatihan vokasi di Kabupaten Cirebon.
Menurut Imron, tantangan ketenagakerjaan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, perubahan proses produksi, dan persaingan dunia kerja. Karena itu, tenaga kerja harus memiliki keterampilan, kompetensi, dan produktivitas sesuai kebutuhan pasar.
Baca Juga:Program Magang Berbayar Kemenaker Akan Diterapkan Di Kota Cirebon – VideoBupati Cirebon Lantik Direktur PDAM dan Direktur PPJ – Video
“Kami menyambut baik pelaksanaan program ini sebagai wujud sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai bidang pelatihan yang diberikan mencerminkan potensi ekonomi masyarakat Kabupaten Cirebon. Mulai dari pemanfaatan teknologi digital, pengembangan industri kreatif, keterampilan menjahit, pengolahan pangan, produk kuliner, jasa, pertanian modern, hingga pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Imron berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal masyarakat untuk meningkatkan daya saing, memperoleh pekerjaan, serta mengembangkan usaha secara mandiri dan produktif. “Kepada seluruh peserta pelatihan, saya berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, tingkatkan kemampuan, dan jadikan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” pesannya.
Ia juga berharap lembaga penyelenggara, instruktur, serta mitra dunia usaha dan industri mengutamakan kualitas pelatihan dan keterampilan praktis yang benar-benar dibutuhkan di lapangan. Melalui program tersebut, Pemkab Cirebon berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi dan akses terhadap pekerjaan lebih baik sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan serta mengurangi pengangguran di Kabupaten Cirebon.
