Bumbu masak yang satu ini sering digunakan sebagai bahan penyedap makanan, bumbu olahan maupun bisa dijadikan sebagai minuman herbal.
Negara Mesir merupakan salah satu negara penghasil jintan hitam terbesar di dunia. Untuk harganya sendiri, jintan hitam dihargai 570 ribu untuk satu ponnya.
4. Merica Panjang
Merica panjang atau long pepper banyak digunakan sebagai bumbu masakan di India, pakistan dan Nepal dengan sebutan sebutan pippali.
Baca Juga:6 Daging Termahal Di Dunia Yang Salah Satunya Berasal Dari Indonesia10 Makanan Paling Enak di Dunia Yang Wajib Kamu Cicipi
Long pepper memiliki rasa yang sama dengan lada hitam namun lebih sulit ditemukan, merica panjang ini memiliki harga sekitar 675 ribu untuk 1 pon.
Merica atau lada panjang ini banyak ditanam di negara Malaysia, India dan juga nepal dan masuk sebagai salah satu daftar bumbu dapur paling mahal di dunia.
3. Mahlab
Mahlab merupakan salah satu bumbu yang berbentuk bubuk yang berasal dari biji ceri St. Lucy.
Mahlab ini tergolong bumbu yang langka dengan harganya yang bisa mencapai 1 juta rupiah perponnya.
Tanaman mahlab ini banyak tumbuh di dataran Eropa Selatan, Mediterania dan Timur Tengah.
Awalnya mahlab digunakan sebagai bahan campuran parfum, namun rasanya yang mirip dengan ceri dan almond membuatnya bisa digunakan dalam pembuatan kue dan roti.
2. Vanili
Vanili merupakan bumbu dapur termahal ke 2 didunia setelah saffron dengan harga mencapai 9 juta rupiah perkilogramnya.
Baca Juga:10 Jenis Pasta Paling Terkenal Di Dunia Berdasarkan Bentuknya10 Museum Dengan Jumlah Pengunjung Terbanyak Di Dunia
Harganya yang mahal ini bahkan lebih mahal dari harga perak sehingga mendapat predikat sebagai salah satu rempah rempah termahal di dunia.
Vanili berasal dari buah tanaman Vanilla planifolia. Negara penghasil vanili terbesar di dunia adalah Madagaskar, disusul Meksiko serta Tahiti.
Vanili banyak digunakan sebagai pengharum kue serta makanan.
1. Saffron
Dan gelar bumbu dapur termahal di dunia jatuh kepada Saffron. Dengan harganya yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah perkilogramnya, menjadikan saffron bahkan lebih mahal dari harga emas.
Saffron berasal dari bunga crocus sativus atau yang biasa disebut saffron crocus dan banyak di tanam di negara Prancis, Iran, Yunani, Maroko dan India.
Kenapa harga saffron bisa sangat mahal ? Hal ini dikarenakan betapa sulitnya untuk mendapatkan saffron ini. Bayangkan saja, untuk mendapat 1 ons saffron dibutuhkan 1000 bunga, dan 1 bunga hanya memproduksi 3 benang saffron, ditambah bunganya hanya mekar selama satu minggu setiap tahunnya dan harus dipanen ketika masih pagi dimana bunganya masih tertutup untuk melindungi stigma (benang halus saffron) di dalamnya.
