Pengrajin Rotan Butuh Bantuan Permodalan

0 Komentar

Pengrajin rotan di Desa Tegalwangi Kabupaten Cirebon tersendat modal untuk mengembangkan UMKM. Pengrajin berharap ada program nyata dari pemerintah untuk menghidupkan usaha.

Pengrajin rotan kampung industri galmantro Desa Tegalwangi Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, mengeluhkan tersendatnya permodalan. Pasalnya, kondisi perekonomian pengrajin kecil dinilai masih belum stabil terlebih ditengah naik dan turunnya harga rotan.

Kendati saat ini harga rotan sedang stabil, namun para pengrajin rotan ini berharap ada bantuan maupun program permodalan dari pemerintah untuk menghidupkan dan mengembangkan UMKM. Terlebih UMKM rotan banyak memperkerjakan pengrajin lokal dan masuk menjadi beban biaya produksi. 

Baca Juga:Materi Sidang Sunjaya Singgung Fee ProyekKementerian PUPR Kebut Perbaikan Pantura

Ato Surito menjadi salah satu pengrajin rotan di kampung industri galmantro, yang tetap bertahan. Karena modal yang terbatas, Ato biasanya hanya membeli rotan sebanyak tiga kwintal, dan pembelian rotan pun biasanya disesuaikan dengan banyak atau sedikitnya pesanan kerajinan rotan.

Sementara, kerajinan rotan produksi kampung industri galmantro Desa Tegalwangi ini dikirim ke berbagai daerah, bahkan ke luar pulau Jawa. Saking terkenal dengan kualitasnya, kerajinan rotan bahkan banyak diburu oleh masyarakat.

0 Komentar