Jajanan Tradisional Favorit Cirebon: Warisan Rasa yang Tak Lekang oleh Waktu

Aneka jajanan tradisional Cirebon seperti kerupuk melarat, kue tapel, dan es serut
Jajanan tradisional favorit Cirebon terdiri dari kerupuk melarat goreng pasir, kue tapel bulena kayu bakar, es serut gula Jawa, sate kentang, dan manisan buah yang masih lestari hingga kini
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Cirebon, kota yang dikenal sebagai Kota Udang dan Kota Wali, menyimpan kekayaan kuliner yang luar biasa. Selain hidangan berat seperti empal gentong dan nasi jamblang yang sudah mendunia, kota ini juga memiliki deretan jajanan tradisional favorit Cirebon yang tak kalah menggoda. Dari yang gurih hingga manis, dari yang renyah hingga lembut, semuanya hadir sebagai warisan budaya yang terus dilestarikan turun-temurun .

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Cirebon, menjelajahi jajanan tradisional adalah pengalaman yang wajib dilakukan. Setiap gigitan membawa cerita panjang tentang kreativitas masyarakat lokal, akulturasi budaya, dan kearifan dalam mengolah bahan-bahan sederhana menjadi camilan istimewa. Mari kita telusuri bersama ragam jajanan khas Cirebon yang masih bertahan dan digemari hingga kini!

Kerupuk Melarat: Gurih Renyah dengan Cita Rasa Klasik

Salah satu jajanan tradisional yang paling unik dan sedang naik daun adalah kerupuk melarat. Sesuai dengan namanya, “melarat” dalam bahasa Jawa berarti miskin, namun jangan terkecoh—camilan ini justru memiliki nilai budaya yang tinggi dan cita rasa yang istimewa .

Baca Juga:Asal Usul Empal Asem Cirebon: Hidangan Segar dari Akulturasi Budaya dan Inovasi KulinerSejarah Tahu Gejrot yang Populer: Dari Pabrik Tiongkok Hingga Jajanan Kaki Lima Legendaris

Kerupuk melarat terbuat dari aci aren, yaitu campuran tepung kanji dan air nira pohon aren, yang merupakan bahan makanan tradisional sejak zaman dahulu . Keunikan dari kerupuk ini terletak pada cara pengolahannya yang tidak biasa. Tidak seperti kerupuk pada umumnya yang digoreng dengan minyak, kerupuk melarat digoreng menggunakan pasir yang telah dibersihkan terlebih dahulu . Hasilnya adalah kerupuk yang lebih rendah lemak namun tetap renyah.

Yang membuat kerupuk melarat semakin istimewa adalah sambal pendampingnya. Sambal yang disajikan merupakan perpaduan antara sambal kacang dan sambal dage, yakni fermentasi ampas tahu yang memberikan rasa gurih dan khas . Terkadang, sambal asam juga ditambahkan untuk memberikan cita rasa segar. Sajian ini dilengkapi dengan taburan daun kucai agar tampilannya lebih menarik .

Dari segi harga, kerupuk melarat sangat terjangkau. Dengan harga sekitar Rp5.000 per porsi, pembeli sudah bisa menikmati camilan ini dalam jumlah yang cukup banyak . Harga yang ekonomis ini menjadikan kerupuk melarat sebagai pilihan jajanan rakyat yang tetap digemari berbagai kalangan masyarakat .

0 Komentar