Kerjasama Batik Story Kriyan Dengan Korea Sudah Berakhir

0 Komentar

Batik Story Kriyan, Kota Cirebon, kini sudah tidak lagi menjalin kerjasama dengan Korea. Sehingga sejumlah pembatiknya memilih melakukan proses produksi maupun pemasaran mandiri dengan pemerintah.

Batik Story Kriyan, yang dulu sempat menggeliat, karena dapat merangkul masyarakat untuk membatik, dan memiliki ciri khas penggunaan pewarna yang alami, kini sudah tidak lagi menjalin hubungan kerjasama dengan Korea. Atau masa kontrak kerjasama sudah tidak lagi diperpanjang.

Hal itu membuat, sejumlah pembatik yang sudah memiliki keterampilan dan inovasi harus mencari peluang sendiri. Seperti dilakukan Euis, yang mendirikan nama produksi baru bernama Batik Alam Kriyan.

Baca Juga:Rencana Penataan Lapangan Sepakbola Desa Ender Turnamen Sepakbola Ajang Jaring Pesepakbola Berbakat 

Batik Alam Kriyan, ini masih tetap mempertahankan ciri khas alami. Baik batik dengan teknik tulis maupun eco print, menggunakan bahan dedaunan.

Sementara untuk pemasaran, saat ini mengembangkan bersama pemerintah daerah. Batik alam kriyan menyasar segmen menengah keatas, karena harganya kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah

0 Komentar