Tim SAR Kerahkan Anjing Pelacak dalam Pencarian Korban Longsor di Kampung Gintung

dok.ist
Tim SAR mengerahkan anjing pelacak atau tim K-9 untuk membantu operasi pencarian orang hilang/ foto: JABAR EKSPRES
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tragedi longsor yang menimpa Kampung Gintung, RT03/07 Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, telah memicu respons cepat dari tim SAR gabungan.

Dalam upaya mencari sembilan korban yang masih hilang, tim SAR telah mengerahkan anjing pelacak atau tim K-9 untuk membantu operasi pencarian.

Longsor yang terjadi telah mengakibatkan sepuluh warga tertimbun, dengan satu korban atas nama Sofi (30) berhasil dievakuasi.

Baca Juga:Cek Di Sini! Portal dan Link Pengumuman SNBP 2024Longsor di Desa Cibenda: 10 Warga Hilang, 25 Rumah Warga Rusak Parah

Sementara itu, sembilan korban lainnya, yaitu Encep (60), Opin (45), Diki Putra (4), Sifa (9), Dadi (55), Eras (53), Nabila Destiani (4), Aam (50), dan Aji (2) masih dalam pencarian.

Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono, yang turut meninjau lokasi longsor, menyatakan bahwa penggunaan anjing pelacak menjadi salah satu strategi utama mengingat akses alat berat tidak memungkinkan sampai ke lokasi.

Selain itu, tim SAR juga menggunakan alat tradisional seperti cangkul dan pompa penyemprot air atau alkon dalam operasi ini.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono, menambahkan bahwa pencarian dilakukan di tiga titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tertimbun.

Kendala yang dihadapi tim SAR antara lain kondisi material longsor yang masih labil, curah hujan yang tinggi, dan kemiringan geografis yang curam, yang meningkatkan risiko longsor susulan. 

Operasi pencarian ini merupakan perwujudan dari komitmen dan kerja keras para petugas SAR yang tidak kenal lelah.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi bencana mengingat potensi longsor susulan yang masih tinggi. Semoga dengan upaya yang gigih ini, korban-korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dan dikembalikan kepada keluarga mereka.

0 Komentar