Meskipun sudah hampir dua bulan berjalan, Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Cirebon masih belum dapat beroperasi secara penuh karena kendala modal. Mereka hanya bisa beroperasi dengan dana terbatas sehingga hanya menyediakan bahan-bahan tertentu di gerainya.
KMP yang berada di setiap kelurahan di Kota Cirebon kini telah mencapai 22 koperasi. Meskipun seluruhnya telah berbadan hukum, hingga saat ini KMP di Kota Cirebon masih belum bisa berjalan cepat karena terkendala modal.
Sejak peresmiannya, KMP sudah beroperasi selama hampir dua bulan dengan memanfaatkan dana seadanya. Seperti yang terjadi di KMP Kelurahan Kecapi, yang telah merangkak perlahan dengan menjual bahan-bahan seperti beras, tabung gas, hingga minuman. KMP Kelurahan Kecapi telah mengumpulkan omzet sebesar Rp140.000 pada bulan lalu.
Baca Juga:Pagelaran Sandiwara Dalam Sedekah Bumi Desa Kertawinangun – VideoMasyarakat Bersihkan Aliran Sungai Agung Yang Dangkal – Video
Mendengar keluhan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daimun, mengatakan bahwa modal tersebut memang masih menunggu dari pusat. Meskipun demikian, sambil menunggu kucuran modal, DKUKMPP telah bergerak untuk melatih kesiapan para pengurus KMP.
Ia juga mengatakan bahwa hingga Oktober nanti, setidaknya akan ada satu gerai Koperasi Merah Putih yang siap beroperasi secara penuh.