Aksi Demo di DPRD Kota Cirebon Tidak Membuahkan Hasil – Video

Aksi Demo di DPRD Kota Cirebon Tidak Membuahkan Hasil
0 Komentar

Aksi unjuk rasa mahasiswa di DPRD Kota Cirebon, pada Jumat sore, diwarnai kekecewaan. Massa yang datang untuk menyampaikan aspirasi terkait hak buruh dan sistem ketenagakerjaan, tidak ditemui oleh anggota dewan yang dinilai berwenang.

Aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa di dua titik, yaitu di perempatan Jalan Pemuda dan berakhir di gedung DPRD Kota Cirebon pada Jumat sore. Aksi unjuk rasa berlangsung ramai dengan adanya pembakaran ban bekas dan berorasi sambil membentangkan spanduk dari para mahasiswa.

Usai berorasi di depan gedung DPRD Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota menemui langsung para mahasiswa dan kemudian menemukan titik temu dengan mengizinkan mahasiswa masuk ke dalam untuk menyampaikan tuntutan yang telah di siapkan. Setelah menunggu sekian lama, mahasiswa mengaku kecewa, lantaran hanya wakil ketua dewan yang hadir dan anggota dewan yang diharapkan hadir untuk berdialog, terutama dari komisi terkait, tidak bisa menemui para aksi.

Baca Juga:Tasyakuran dan Peresmian Sekretariat KNPI Kota CirebonHUT Ke-25 Baznas Bertepatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon Ke-544 – Video

Para mahasiswa juga menilai, kehadiran perwakilan yang tidak memiliki kewenangan langsung, tidak mampu menjawab tuntutan yang disampaikan. Oleh karena itu, selang berapa menit setelah hadirnya wakil ketua dewan, para aksi membubarkan diri dan mengecam akan melakukan aksi yang lebih besar.

Dalam orasinya, mahasiswa menegaskan bahwa mereka datang mewakili suara masyarakat Kota Cirebon, khususnya terkait persoalan ketenagakerjaan. Mulai dari dugaan pelanggaran hak buruh, sistem outsourcing, hingga lemahnya pengawasan terhadap perusahaan dan ketimpangan upah minimum.

Mahasiswa juga menilai alasan ketidakhadiran anggota dewan karena agenda luar kota yang sebelumnya disampaikan oleh sekretaris dewan, tidak dapat diterima. Mereka menganggap, anggota dewan mengabaikan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, wakil ketua DPRD yang hadir menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dan ketidakhadiran sejumlah anggota. Mereka menjelaskan bahwa sebagian anggota dewan tengah mengikuti kegiatan bimbingan teknis di luar kota, dan baru kembali pada hari yang sama.

Pihak DPRD mengaku tetap menghormati aksi mahasiswa sebagai bagian dari hak demokrasi, dan berjanji akan mempersiapkan dan menerima kembali aspirasi jika aksi lanjutan digelar.

0 Komentar