Selokan sempit di simpang tiga Kalitanjung, Kelurahan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dipenuhi sampah. Untuk mencegah tersumbatnya aliran air, dan pencemaran, sejumlah relawan seperti Sungai Watch, dan lainnya turun untuk membantu melakukan pembersihan.
Selokan kecil di sekitar simpang tiga Kalitanjung, yang menjadi saluran air yang keruh dan dipenuhi sampah plastik serta styrofoam, cukup berpotensi menyumbat kelancaran air dan beresiko mencemari lingkungan. Hal itu menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, salah satunya relawan Sungai Watch, sehingga mereka turun melakukan aksi pembersihan saluran yang penuh sampah.
Dalam aksi lingkungan bertajuk ‘Run For Rivers’, fokus untuk menghentikan sampah plastik masuk ke laut melalui pembersihan sungai, pemasangan penghalang sampah (trash barrier), edukasi, dan pengelolaan limbah. Dalam kunjungannya ke Cirebon, Sungai Watch tengah menjalankan misi lingkungan bertajuk Run For Rivers dan tengah menempuh perjalanan dari Bali menuju Jakarta sejauh 1.200 kilometer.
Baca Juga:DPRD Tegaskan Pengelolaan Aset Pemkab Harus Dibenahi – VideoArif Kurniawan Dapat Tugas Khusus Di BPKPD – Video
Aksi tersebut merupakan bagian dari perjalanan kampanye penyelamatan sungai dari Bali menuju Jakarta. Jenis sampah seperti botol plastik, bungkus makanan, styrofoam hingga botol kaca bekas minuman terlihat mendominasi sampah yang diangkat dari selokan tersebut di angkut.
Secara umum, wilayah Jawa Barat, kondisi sungai yang dipenuhi sampah masih banyak ditemukan, terutama di kawasan Pantura. Diharapkan aksi ini bisa menginspirasi pemerintah dan masyarakat untuk membersihkan sungai.