Parma Bisa Banjir Cuan, MU Bayar Harga Hampir Rp 2 T, Ancaman buat Bayern & Napoli!

Zion Suzuki
kiper incaran MU, Bayern, dan Napoli, dalam sesi latihan Parma. Sumber img:@parmacalcio1913
0 Komentar

Zion Suzuki saat ini berusia 23 tahun dan merupakan kiper utama Timnas Jepang yang akan terbang ke Amerika Utara untuk Piala Dunia 2026. Gaya mainnya yang modern, tenang, dan punya distribusi bola apik membuatnya disebut sebagai profil penjaga gawang masa depan. Ia memiliki reaksi cepat dan ketenangan luar biasa saat tim dalam tekanan, sebuah kelebihan yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Dalam dua musim di Serie A, ia telah mencatatkan rekor impresif, termasuk delapan clean sheet bagi klub yang baru memantapkan diri di kasta tertinggi. Meskipun sempat mengalami cedera patah tangan yang serius pada November 2025, ia berhasil pulih dan kembali tampil gemilang, serta membantu Jepang mengalahkan Skotlandia dan Inggris dalam laga uji coba.

Kepala Pusing, Harga Jual Selangit, Gajinya Berapa?

Parma saat ini berada di posisi strategis. Mereka tahu bahwa mereka duduk di atas tambang berlian. Dilansir dari Talksport, selain Suzuki, Parma juga memiliki kiper muda potensial lainnya, Edoardo Corvi, yang juga masuk radar klub seperti Inter Milan. Namun, fokus penjualan utama mereka akan tertuju pada Suzuki.

Baca Juga:Juara dan Terdegradasi dalam Satu Musim! Nasib Marc-Andre Ter Stegan yang Penuh Teka-Teki di BarcelonaFC Bayern München, Berita dan Rumor – 'Dia Sama Sekali Tidak Tertarik': Michael Olise Kehilangan Peluang Senil

Dengan harga awal yang dilayangkan Parma mencapai 40 Juta Poundsterling (setara Rp 840 Miliar), tidak aneh jika Napoli sedikit mengernyitkan dahi. Tiga klub ini tentu akan saling sikut untuk memenangkan hati Suzuki. Namun, yang pasti, situasi ini akan menjadi menguntungkan bagi pihak Parma sendiri.

Bayangkan, jika penawaran jual pemain ini terlaksana, maka klub promosi tersebut bakal kebanjiran cuan. Sebuah skenario yang menjadi pemandangan menarik di bursa transfer musim panas kali ini.

Apakah Napoli Bisa Membajaknya, sementara MU Kehabisan Tiket Liga Champions?

Ironisnya, meski MU adalah klub yang paling lama tertarik, mereka musim depan tidak akan bermain di Liga Champions. Sementara Bayern dan Napoli yang punya tiket justru bersaing lebih sedikit, sehingga hal itu bisa menjadi pertimbangan bagi Suzuki yang ingin bermain di kompetisi elite Eropa.

Dengan bursa transfer yang akan dibuka, saga transfer “Boy Parma” ini layak ditunggu. Apakah Manchester United akan segera menyelesaikan misi lama mereka, atau Napoli yang berhasil membajak di menit akhir. Yang pasti, Parma saat ini tinggal menunggu waktu.

0 Komentar